Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Heboh Input Data Sirekap di TPS Bringin Jepara, Jumlah 236 Pemilih Menggelembung Jadi 749, Ini Tanggapan KPU

Nibros Hassani • Jumat, 16 Februari 2024 | 17:31 WIB

 

Photo
Photo

JEPARA – Sebuah potongan gambar dari data SIREKAP KPU yang beredar menunjukkan sebuah TPS di Desa Bringin, Batealit, bisa memeroleh suara sah hingga 749.

Padahal, jumlah pengguna hak pilihnya hanya 236.

Gambaran data ini tampak dari input SIREKAP dari TPS 012 Desa Bringin, Kecamatan Batealit.

Dari input data itu, tampak paslon presiden 02 memeroleh surat suara sah hingga 749.

Padahal jumlah pengguna hak pilih di TPS tersebut hanya 236. Asumsi yang beredar di masyarakat, seolah-olah ada data yang diperbesar dari data riil.

Soal data ini, Anggota KPU Jepara, Muhammadun mengatakan data yang ada di SIREKAP KPU tidak bisa menjadi patokan penghitungan pasti.

Secara sistem, ada kesalahan pembacaan sehingga Tim dari KPU akan mengoreksi kesalahan-kesalahan yang ada di sistem nantinya.

“Dari data yang beredar itu, tampak ada waktu updatenya. Dan akan dikoreksi secara terus menerus,” jelas Muhammadun.

Sementara itu, Huda, ketua KPPK Batealit mengatakan terkait keanehan data SIREKAP yang beredar.

Ia mengatakan akan ada update terus dari KPU sehingga ada perbaikan data.

Selain itu, Ia menegaskan data dari SIREKAP tidak bisa menjadi patokan.

Ia juga menceritakan, petugas PPS di desa-desa memang mengalami kendala saat proses input. Aplikasi SIREKAP juga terus mengalami error saat digunakan

“Rata-rata kami jam 23.00 sebetulnya sudah selesai. Tapi nunggu SIREKAPnya itu yang lama. Server down terus tidak bisa input. Nunggu SIREKAP nya saja sampai habis subuh,” jelas Huda.

Meski begitu, ia menilai petugas PPS sudah luar biasa menjalankan tugasnya.

Tak hanya SIREKAP, para petugas mengalami kendala lain seperti adanya banyak pemilih memasukkan surat suara di kotak yang salah.

Sehingga membuat proses penghitungan melambat karena harus menunggu penghitungan kotak terakhir.

“Rekapnya jadi lambat,” kata Huda. (nib/zen)

 

Editor : Ali Mustofa
#jepara #pemilih #petugas pps #Sirekap #KPU