JEPARA – Kapal cepat Express Bahari rute Jepara – Karimunjawa terpaksa putar balik ke Jepara kemarin (11/2).
Itu lantaran ombak tinggi di tengah laut. Kapal tersebut harus kembali berlabuh ke Jepara.
Diketahui, BMKG telah memberikan peringatan dini terkait kondisi perairan di sekitar Jepara dan Karimunjawa sejak Sabtu (10/2) hingga Minggu (11/2).
Diprediksi ketinggian gelombangnya ada peningkatan. Antara 1,5 hingga 2,5 meter dengan status sedang.
Benar saja, kemarin saat pelayaran berlangsung, kondisi gelombang di laut rupanya mencapai 1,7 hingga 2,3 meter.
Saat itu, kapal berangkat dari Pelabuhan Kartini Jepara pukul 10.00 WIB.
Dijadwalkan tiba di Karimunjawa sekitar pukul 12.00 WIB. Ada 49 penumpang yang diangkut dibawa ke Karimunjawa.
Namun, baru berlayar sekitar setengah jam, kapal terpaksa memutar kembali ke Jepara.
”Karena ombak tinggi jadi balik,” terang disampaikan Kepala Cabang Express Bahari Jepara Jefri Putra Rukmana kemarin.
Sebagai antisipasi perubahan cuaca dan gelombang tinggi, penyedia layanan kapal cepat Express Bahari pun memajukan jadwal kapal menuju Karimunjawa dari Jepara hari ini (12/2).
Dari semula pukul 09.00 WIB, diajukan jadi pukul 06.00 WIB.
Terkait kondisi cuaca di perairan Jepara, Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara masih memberlakukan jadwal reguler yang telah diajukan masing-masing penyedia layanan penyeberangan.
Baik oleh ASDP dengan KMP Siginjainya, atau oleh kapal cepat Express Bahari. Namun, jadwal itu bisa saja berubah sewaktu-waktu saat accidental.
Misalnya pada saat gelombang tidak memungkinkan, maka lebih baik tidak berangkat, atau bagi kapal yang telah terlanjur berangkat, lebih baik untuk putar balik. Atau bisa juga jadwalnya dimajukan.
”Jadi kalau memang nanti kapal diperkirakan misalnya tiga jam sampai di Karimunjawa, kok belum sampai Karimunjawa ada gelombang tinggi, lebih baik kami majukan. Begitu,” ungkap Kepala Dishub Jepara Ony Sulistijawan melalui Kabid Perhubungan Laut Suroto. (rom/zen)
Editor : Ali Mustofa