JEPARA — Angin puting beliung menerjang Desa Kunir, Kecamatan Keling Jumat (19/1) sekitar pukul 17.00 WIB.
Total sebenyak sebanyak 13 rumah mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung.
Diketahui angin puting beliung yang menerjang Desa Kunir hanya berlangsung sekitar 5 menit.
Namun, dampak yang ditimbulkan lumayan parah hingga menyebabkan beberapa pohon tumbang.
Dari pantauan di lapangan, hingga kemarin siang masyarakat bersama para relawan saling bergotong royong membersihkan puing-puing kerusakan di beberapa rumah.
Salah satu titik terparah itu menimpa kediaman Tarji, warga RT 5/RW 2 Desa Kunir.
Atap rumah bagian dapurnya terbang yang membuat bagian belakang rumahnya hingga kemarin tidak memiliki atap.
Tarji menceritakan, saat kejadian, Desa Kunir memang tengah dilanda hujan lebat beserta angin kencang.
”Tiba-tiba (angin putting beliung) datang mendadak. Waktunya tidak begitu lama. Tapi langsung rusak semua,” papar Tarji.
Selain merusak rumahnya, angin tersebut juga merusak atap rumah mertuanya yang berdiri tepat di samping utara kediamannya.
Beruntung, meski rumahnya rusak, anggota keluarganya tidak turut menjadi korban.
Sementara itu Kepala Desa tau Petinggi Kunir Sucipto menjelaskan, dari 13 rumah yang rusak.
Belasan rumah yang rusak itu berada di tiga RT. Meliputi RT 1/RW 3, RT 3/RW 1, dan RT 5/RW 2.
Dari 13 rumah yang terdampak angin peuting beliung itu, lima di antaranya tergolong rusak berat.
Di antaranya adalah kediaman milik Tarji dan mertuanya.
”Kerusakannya ada yang ringan, sedang, hingga berat. Rata-rata atapnyaa hilang terbawa angin,” papar Sucipto.
Hingga kemarin, upaya penanganan bencana masih terus dilakukan.
Pemerintah Desa Kunir juga mengerahkan relawan Kelompok Siaga Bencana untuk ikut membersihkan puing-puing kerusakan di rumah warga.
Dari kejadian angin putting beliung itu, tidak sampai memakan korban. Namun kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Diketahui, Jumat (19/1) lalu sebagian besar wilayah Kabupaten Jepara memang diguyur hujan lebat sejak siang hingga malam hari.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, ada beberapa kejadian yang ditimbulkan dari hujan lebat itu.
Meliputi pohon tumbang yang menimpa rumah di Desa Srikandang, Bangsri. Yang mengakibatkan sebuah rumah rusak.
Hingga tanah longsor di Desa Bungu, Mayong yang menyebabkan pondasi SD N 2 Bungu ikut tergerus. (rom)
Editor : Dzikrina Abdillah