JEPARA - Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak El Nino sudah cair, masing-masing mendapat Rp 400 ribu.
Masyarakat mulai mengambil bantuan tersebut dan mengantre di kantor pos masing-masing wilayah dan balai desa.
Baca Juga: Mengular, Begini Potret Antrean Pengambilan Tabungan Nasabah PT BPR Jepara Artha
Warga antre hingga dua jam untuk menerima bantuan tersebut.
Antrean ini tampak di Kantor Pos Jepara mulai pukul 07.00 WIB.
Baca Juga: UNIK! Masjid Mirip Kakbah di Mulyoharjo Jepara, Ingatkan Warga Agar Semangat Beribadah Ke Tanah Suci!
Masyarakat sudah mengantre di tenda yang disediakan.
Penyaluran dimulai pukul 09.00 WIB.
Masyarakat membawa identitas KTP untuk verifikasi.
Pemberian ini diberikan setelah Kementerian Keuangan mengumumkan ada BLT EL Nino untuk masyarakat terdampak perubahan cuaca.
BLT yang dibagikan Rp 200 ribu per bulan.
Baca Juga: Ada Apa? Nasabah BPR Jepara Artha Berbondong-bondong Tarik Simpanan
Sementara alokasinya untuk dua bulan. Sehingga totalnya Rp 400 ribu setiap penerima.
Kuswati, warga asal Jobokuto datang sejak pukul 06.00 WIB.
Ia mengaku mendapat kabar cairnya bantuan tersebut dari kelurahan.
Ia berencana menggunakan uang bantuan tersebut untuk persiapan sekolah anaknya.
”Terima kasih, bantuan ini cukup membantu. Apalagi akhir tahun harga pada naik. Rencananya uang ini nanti buat anak sekolah,” kata Kuswati.
Hal senada disampaikan Kaswin, asal Jobokuto. Sehari-hari ia berprofesi sebagai nelayan.
Ia berterima kasih atas bantuan tersebut.
Kepala Dinsospermasdes Edy Marwoto mengatakan pihaknya baru mendapat kepastian pembagian bantuan tersebut baru-baru ini.
Data yang digunakan berasal dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Mengular, Begini Potret Antrean Pengambilan Tabungan Nasabah PT BPR Jepara Artha
Ada sekitar 110 ribu penerima manfaat di Jepara yang memeroleh bantuan tersebut.
“Kami menerima data dari pusat, dan ada perintah pencairan, syaratnya bawa KTP saja. Jumlahnya kalau disamakan sama dengan jumlah BLT BPNT,” kata Edy.
Pihaknya juga ditenggat untuk mencairkan bantuan tersebut paling lambat 31 Desember.
“Untuk ngejar libur natal, kalau bisa sebelum 31 Desember sudah cair semua,” jelas Edy. (nib/war)
Editor : Abdul Rokhim