JEPARA – Persijap Jepara akhirnya berhasil mendatangkan satu tambahan striker jelang ditutupnya bursa transfer musim pada Selasa (28/11).
Sementara, yang didapat adalah penyerang lokal.
Namun, tak menutup kemungkinan untuk menambah rekrutan anyar lagi.
Hal itu diungkapkan Head Coach Persijap Jepara Alfiat kepada Jawa Pos Radar Kudus baru-baru ini.
”Wallahu a`lam, tapi bisa saja (ada tambahan, Red). Mungkin pihak manajemen masih nego-nego,” ungkapnya.
Sejak awal, dalam perburuan tambahan pemain dalam bursa transfer paruh musim ini pihaknya memang memasrahkannya ke manajemen.
Termasuk dalam mendatangkan striker lokal Persijap terbaru, Rikza Syahwali.
Pemain 26 tahun itu sebelumnya sempat membela PSKC Cimahi, Deltras FC Sidoarjo, dan FC Bekasi City.
Alfiat pun berharap dengan kehadiran Rizka bisa jadi pilihan opsi dalam meningkatkan daya gedor penyerang Persijap Jepara.
Sejak menukangi Persijap, Alfiat memang menegaskan butuh tambahan striker.
Itu sebagai upayanya dalam menemukan target man yang cocok dan buas di lini depan.
Ia mengakui, lini serangnya saat ini hanya mengandalkan sosok pemain senior Qischil Gandrum.
Menurutnya, sosok Qischil bisa ngemong rekan-rekannya yang lebih muda.
Hanya saja, Alfiat menegaskan masih perlu sosok target man yang garang di depan gawang lawan.
Lini serang tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut memang sejak beberapa kali pertandingan terus disorot oleh Alfiat.
Pasalnya, seringkali kesempatan mencetak gol gagal dimaksimalkan.
Tercatat, dari beberapa penyerang yang dimiliki Persijap, baru dua pemain yang bisa mencetak gol.
Yaitu Prince Patrick Kallon dan Iqmal Nur Samsu yang sama-sama baru mencetak satu gol. (rom)
Editor : Abdul Rokhim