KARIMUNJAWA – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara dan Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang dampingi kelompok Jaya Karya Mandiri Dusun Mrican Desa Kemujan, Karimunjawa.
Anggota kelompok Jaya Karya Mandiri di dampingi dalam menciptakan usaha baru kerupuk rumput laut. Program itu termasuk bagian pengabdian berbasis kemitraan.
Tim KKN Kolaborasi membantu kelompok Jaya Karya Mandiri yang diketuai Taufik. Dimulai dari inovasi pembuatan produk krupuk rumput laut, pengemasan atau packaging, memasarkan secara offline dan digital marketing.
Ezza, Kormades Tim KKN UNISNU menilai kelompok harus mempunyai usaha yang bisa menjadi penghasilan tambahan untuk istri-istri anggota kelompok.
Dengan cara menciptakan usaha baru kerupuk rumput laut. Pengemasan produk yang modern, pemasaran melalui digital marketing seperti tiktok dan shoope. Selain itu juga ada bantuan alat produksi dan bahan packaging.
Tun, Mitra kelompok JKM yang dipilih Tim KKN mengapresiasi bantuan tersebut. Mulai dari proses produksi hingga pemasaran produk krupuk rumput laut.
“Saya sangat senang sekali bisa dibantu Tim KKN dalam pembuatan produk usaha baru untuk kelompok,” kata Tun.
Tim KKN Desa Kemujan itu juga mengupayakan sertifikasi halal terhadap produk kerupuk rumput laut itu. Melalui website sihalal.go.id. agar ke depannya sertifikasi tersebut bisa membantu usahanya.
Program kemitraan ini tidak terlepas dari arahan Dosen Pembimbing Dr. H. Samsul Arifin, S.E., M.M. Menggandeng satu mitra dalam pengabdian berbasis kemitraan kepada Masyarakat. Demi mengatasi kendala yang ada dialami mitra. (nib/*)
Editor : Ali Mustofa