JEPARA - Tim Pengabdian kepada masyarakat skim Pemberdayaan Desa Binaan Universitas Muria Kudus (PDB UMK) beri bantuan 2 (dua) alat Teknologi tepat Guna (TTG) alat perajang multiguna kepada kelompok tani Desa Karanggondang, Mlonggo, Jepara.
Alat TTG dimanfaatkan kelompok tani untuk membuat pupuk organik. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal (18/8).
Ketua pelaksana program Budi Gunawan, MT mengatakan, alat TTG merupakan salah satu program pada kegiatan Program Desa Binaan (PDB). Pendanaan dari Kemdikbudristek tahun 2023.
"Selain pemberian TTG, dalam program PDB ini ada beberapa pelatihan untuk kelompok tani. diantaranya pertanian organik, budidaya hortikultira di lahan pesisir, dan penerapan teknologi irigasi otomatis di bidang pertanian," ungkapnya.
Kepala desa Karanggondang, H Ali Ronzi ACH, SE dalam sambutanya menyampaikan, pemberian alat TTG sejalan dengan program pemerintah desa.
Dimana, saat ini sedang menggalakkan penggunaan pupuk organik untuk pertanian di desa Karanggondang.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemdikbudristek, dan UMK atas pemberian TTG ini, alat ini akan sangat berguna untuk kelompok tani dalam membuat pupuk ortganik, guna mendukung program desa,” tuturnya.
Sejalan dengan itu, anggota tim pengabdian masyarakat, Fajar Nugraha, M. Kom mengatakan, alat perajang multiguna bisa digunakan untuk berbagai macam bahan, seperti kotoran hewan yg sudah kering, ranting, dahan, dan sebagainya.
"Dimensi hasil perajangan bisa disesuaikan, butuh yang halus apa kasar, disitulah kita namakan perajang Multiguna” ungkapnya.
Kegiatan PDB beranggotakan empat dosen dari disiplin ilmu yang berbeda.
Melibatkan dua perguruan tinggi, yaitu UMK dan UNSOED. Juga bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara.
Pendanaan kegiatan pengabdian masyarakat skim PDB ini dari hibah kemdikbud Ristek tahun anggaran 2023. (*)
Editor : Abdul Rokhim