JEPARA – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara memberi pelatihan kepada para petani di Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Jepara.
Para petani dilatih tentang pemasaran, packaging, hingga pengelolaan keuangan.
Pelatihan itu dipilih lantaran Desa Tulakan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.
Dalam bidang pertanian Desa Tulakan mempunyai komoditas unggulan yakni padi dan umbi-umbian.
Budi Sutrisno, selaku kepala desa, mengatakan pemerintah Desa Tulakan saat ini berupaya untuk meningkatan pengetahuan dan ketrampilan para petani.
Mengingat bidang ini merupakan sektor penting di Desa Tulakan yang perlu untuk ditingkatkan dan dikembangkan.
Tim KKN XV Unisnu Jepara Desa Tulakan bersama Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Donorojo mengadakan pelatihan pembinaan administrasi keuangan, packaging, dan pemasaran kepada kelompok tani.
Pelatihan bertempat di aula kantor Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Donorojo (BPP).
Kegiatan itu diikuti oleh 14 kelompok tani di Desa Tulakan yang setiap kelompoknya diwakili oleh dua orang.
Pelatihan dihadiri narasumber dari Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Donorojo Yulia Erna Susanti dan Andi Kurniawan.
Hadir pula perwakilan dari anggota tim KKN XV Unisnu Jepara Desa Tulakan oleh Umi Latifah dari program studi Manajemen.
Tidak hanya pembinaan administrasi keuangan, packaging, dan pemasaran semua kelompok tani dapat menyampaikan permasalahan yang ada diseputar pertanian pada Kamis (10/8).
Haryanto, selaku dosen pembimbing lapangan mengatakan, pelatihan terhadap petani tidak hanya mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani.
Lebih dari itu, kegiatan pelatihan mempengaruhi sikap dan motivasi petani untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelompok tani. Bahkan mempraktikkan pengetahuan yang didapat di lapangan.
Tujuan dari pelatihan ini juga dapat melihat sejauh mana perkembangan kelompok yang ada agar dapat memberikan manfaat kepada anggota dan masyarakat sekitarnya.
Harapanya anggota kelompok untuk bisa aktif dalam kegiatan dan mempunyai kemampuan pengetahuan yang cukup baik dalam bidang pertanian.
Selain itu juga dapat memberikan pengaruh bagi kemajuan kelompok tani ke depannya di Desa Tulakan. (*)
Editor : Kholid Hazmi