JEPARA – Karnaval Budaya Jepara Spectacular Carnival berlangsung meriah Sabtu (19/8).
Puluhan ribu masyarakat antusias menonton di sekeliling jalan.
Peserta carnival menampilkan karakter khas atau ikon masing-masing daerah.
Mulai dari buah-buahan khas desa masing-masing hingga tarian dan musik yang dipertontonkan kepada masyarakat di sepanjang rute.
Pada formasi terakhir, tampak masyarakat berebut berfoto dengan rombongan Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta.
Masyarakat juga antusias berfoto dengan kendaraan taktis yang dibawa TNI.
Sempat ada kemacetan di tengah rute peserta.
Namun, hal tersebut tidak menghalangi spektakulernya acara.
Ini tampak dari masyarakat yang menonton di sepanjang jalan.
Meski matahari bersinar terik, masyarakat tetap antusias menunggu dan menonton acara sampai usai.
Acara sendiri berlangsung dari sekitar pukul 14.00 hingga 17.00.
Di sepanjang rute, masyarakat menonton, merekam, dan berfoto dengan para peserta karnaval.
Baca Juga: Digelar Siang Ini, Karnaval Budaya ”Jepara Spectacular Carnival” Diikuti 45 Desa Dipastikan Meriah
Susi, warga yang menonton merasa senang dengan adanya karnaval ini.
"Lama tidak ada acara karnaval, jadi ingin menonton," kata warga asal kecamatan Jepara itu.
Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menyampaikan karnaval yang melibatkan 15 kecamatan ini berlangsung sangat luar biasa.
Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta memperkirakan, perputaran ekonomi pada saat acara sangat lancar. Banyak pedagang kecil dan UMKM yang laris.
”Masyarakat senang dengan adanya karnaval ini karena sudah beberapa tahun tidak ada karnaval," jelas Edy.
Selanin Pj Edy Supriyanta, Dandim 0719 Letkol Inf. Mokhamad Husnur Rofiq, Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan beserta keluarga tampak ikut dalam rute karnaval terakhir menggunakan kendaraan taktis TNI.
Hadir juga Forkopimda, sejumlah pejabat terkait dan sejumlah tamu dari Asosiasi Korea.
Seperti diinfokan sebelumnya, para peserta yang mendapat juara dan nominasi dapat hadir pada acara Resepsi HUT ke-78 Kabupaten Jepara.
Acara akan terlaksana Minggu 20 Agustus pukul 18.30 di Pendapa Kartini Jepara. Dengan pakaian batik atau tenun lengan panjang. (nib/him)