JEPARA – Setelah berhasil menyabet juara di lomba desa tingkat Kabupaten Jepara tahun 2023, Desa Plajan, Kecamatan Pakisaji, kembali berhasil jadi juara lomba desa. Namun kali ini di tingkat Provinsi Jawa Tengah sebagai wakil dari Kabupaten Jepara. Dengan hasil tersebut, Plajan berhak melaju ke lomba desa tingkat nasional.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara Edy Marwoto melalui Kabid Bina Pemerintahan Desa Muh. Taufik mengatakan, ada beberapa inovasi yang dibuat Desa Plajan. Atas inovasi itu, tim penialai memberikan nilai bagus. ”Banyak sekali inovasinya. Salah satunya setiap mau menikah, warga harus menanam pohon, ada juga yang warga harus menanam kelapa mentog, dan banyak lagi,” terangnya kemarin.
Hasil lomba desa tingkat provinsi itu ditetapkan dengan SK Gubernur. Plajan, keluar sebagai Juara 1. Diikuti Desa Madukara, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara sebagai juara 2; dan Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, sebagai juara 3.
Sedangkan pemenang kategori kelurahan, juara 1 diperoleh Kelurahan Laweyan, Kota Surakarta; diikuti Kelurahan Plumbungan, Kabupaten Sragen, sebagai juara 2; dan Kelurahan Medono, Kota Pekalongan, sebagai juara 3.
Dengan raihan juara itu, Desa Plajan berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 20 juta. Selain itu, Plajan akan maju dalam lomba desa tingkat nasional mewakili Jawa Tengah. Berkasnya paling dikirimkan tanggal 3 Juli. Dengan hasil kali ini, membuat Kabupaten Jepara meraih juara lomba desa tingkat Provinsi Jawa Tengah dua kali berturut-turut. Tahun lalu, juara tersebut diraih Desa Tanjung, Kecamatan Pakisaji.
Taufik berharap dengan prestasi, desa-desa di Jepara semakin baik dalam pelayanannya. ”Tertib administrasi, pemberdayaan masyarakatnya, dan inovasi-inovasi. Itu yang harus didorong,” tandasnya kemarin. (rom/war)
Editor : Ali Mustofa