Reses atau serap aspirasi itu berlangsung di Cafe Gebyok Desa Watuaji, Keling. Ia mengungkapkan ingin berfokus pada penyerapan aspirasi kelompok tani. Hadir juga perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Jepara.
Junarso menyampaikan, adanya keluhan dalam sistem pengairan sawah dan kebun yang semakin sulit. Serta harga pupuk yang semakin naik dan mahal.
“Saya di sini karena tahu, adanya keluhan dari masyarakat karena sistem pengairan dan harga pupuk yang semakin naik dan mahal,” kata Junarso.
Ia juga memberi pengertian kepada peserta dalam reses untuk menyampaikan aspirasinya tanpa rasa sungkan.
“Petani tidak perlu sungkan dalam menyampaikan keluh kesahnya kepada pemerintah. Karena program yang baik adalah yang berasal dari bawah atau buttom up. Yang tahu kebutuhan dan kesulitan petani adalah petani itu sendiri,” terang Junarso.
Junarso nemambahkan sebagai orang partai dirinya memiliki kewajiban untuk menyatu dengan rakyat. Kemudian mendengarkan masalah yang dimiliki. Lalu mencari solusi bersama-sama. Editor : Ali Mustofa