Selama bulan ini, menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara sudah terjadi satu kejadian angin puting beliung di Jepara. Lokasinya di kawasan Pantai Kartini Jepara. Hujan bercampur angin kencang Senin (11/10) pukul 18.00 malam lalu mengakibatkan pohon di lima titik di kawasan Pantai Kartini ambruk. Bahkan, ada dua pohon yang menimpa kios pedagang.
Beruntung akibat kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian akibat kerusakan yang ditimbulkan diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Bulan lalu juga terjadi angin puting beliung di Desa Rau, Kedung. Tiga rumah rusak akibat diterpa angin.
”Angin puting beliung patut diwaspadai. Karena mengakibatkan pohon tumbang dan rumah-rumah roboh. Saat-saat seperti ini, hujan sudah mulai turun,” terang Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto.
Selain bencana angin kencang atau angin puting beliung, beberapa bencana lainnya juga rawan terjadi di musim hujan. Di antaranya banjir dan tanah longsor. ”Biasanya terjadi saat curah hujan tinggi dan dalam jangka waktu agak lama. Namun selama Oktober ini belum ada catatan terkait itu. Baru pohon tumbang dan rumah roboh,” jelas Arwin.
Sebagai langkah antisipasi terjadinya bencana alam di Kabupaten Jepara, pihaknya mulai mengantisipasinya dengan beberapa hal. Mulai antisipasi terkait regulasi, berupa menyiapkan surat keputusan Bupati Jepara tentang Status Siaga Bencana Musim Hujan yang rencananya dirilis bulan depan. Hingga menyiapkan personel dan peralatan. Selain itu, juga menyiapkan logistik untuk bantuan awal bagi para korban bencana. Editor : Ali Mustofa