Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Satu RT di Jepara Di-Lockdown untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

Ali Mustofa • Kamis, 27 Mei 2021 | 16:44 WIB
mahendra aditya/radar kudus
mahendra aditya/radar kudus
JEPARA - Tambahan temuan Covid-19 di Jepara kembali melonjak. Rilis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Minggu (25/5) malam 56 warga Jepara dinyatakan positif Covid-19. Paling banyak dari Kecamatan Nalumsari yakni 32 orang.

Hal itu menjadi perhatian Satgas Covid-19 Jepara. Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko, Dandim 0719/Jepara Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang, dan Sekda Jepara Edy Sujatmiko meninjau ke Desa Nalumsari kemarin.

Pasalnya dari 32 temuan terakhir, 23 di antaranya berasal dari Desa Nalumsari. Sementara lima orang dari Desa Blimbingrejo, tiga dari Desa Tunggulpandean, dan satu orang dari Desa Daren. Khusus di Desa Nalumsari, temuan itu terlokalisasi di satu wilayah RT 4/RW 2 Dukuh Gandu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun saat ditemui di jalan masuk Dukuh Gandu menjelaskan, temuan awal lonjakan di Desa Nalumsari berawal dari keluhan sebagian warga yang tidak bisa mencium bau. Informasi awal diterima oleh bidan desa.

Keluhan itu sebenarnya sudah muncul sejak menjelang Lebaran. Semula ada salah satu warga lansia yang sakit. Kemudian dijenguk warga sekitar. Baru muncul gejala tak bisa mencium bau. Padahal warga yang sakit itu hasil swabnya negatif.

”Tim puskesmas kemudian observasi di lokasi. Warga mengira tidak berfungsinya indera penciuman itu karena dekat dengan lokasi tempat pembuangan sampah. Setelah dicek bukan karena itu,” katanya.

Kemudian atas usulan satgas dan sikap kooperatif warga, bersedia diswab. Di mana hasilnya keluar 25 Mei malam. Kemarin petugas puskesmas Nalumsari 1 melacak ke rumah-rumah warga. Sedangkan tambahan angka positif di angka 30 orang. Rencana dirilis tadi malam. ”Karena lokasinya yang satu wilayah RT jadi isolasi mandiri. Alhamdulillah tidak ada yang mengeluhkan sakit,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa nalumsari Harsono menjelaskan pihaknya akan komunikasi dengan warga soal pembatasan kegiatan. Satu RT akan di-lockdown. Hal itu untuk mencegah penyebaran di dukuh dan RT lain.

”Kami juga harapkan kepada seluruh warga justru tidak mengucilkan. Tapi membantu supaya segera pulih dan bisa beraktivitas lagi,” katanya.

Pihaknya juga menyiapkan dua lokasi untuk isolasi. Yakni gedung PKD dan aula Balaidesa. Dengan catatan ada warga yang tidak nyaman isman di rumah. ”Soal logisitik kami pikirkan. Sudah dibantu pemkab nanti dari desa juga ada,” terangnya.

Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko di sela-sela pemberian bantuan sembako menegaskan satgas desa harus tegas dan ketat menerapkan lockdown parsial. Sementara Sekda Jepara Edy Sujatmiko memberikan keleluasaan kepada desa soal pemenuhan logistik warganya. ”Jika nanti dari desa kurang silahkan koordinasi dengan camat dan dinas terkait,” imbuh Edy.

Total warga Jepara yang terkonfirmasi Covid-19 menjadi 7.749 orang. Dari jumlah tersebut 6.917 orang  dinyatakan sembuh, 351 orang (4,53 persen) masih terkonfirmasi dan 481 orang (6,21 persen) meninggal dunia. Editor : Ali Mustofa
#jepara #dkk #covid-19