SEMARANG – Dua unit gudang di kawasan Jalan Terboyo Industri Barat 1, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, terbakar pada Kamis, 24 September 2026.
Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah barang yang tersimpan di dalam gudang, termasuk rangka sepeda, engkol pintu, kunci-kunci, obeng, dan berbagai peralatan lainnya.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 08.30 WIB.
Baca Juga: Gegara Anak Buang Puntung Rokok ke Kasur, Rumah di Semarang Ludes Terbakar
Laporan tersebut disampaikan oleh pihak pabrik dan diteruskan ke Pos Pemadam Kebakaran Genuk.
Setelah menerima laporan, petugas langsung mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Namun, karena api berdampak pada area yang cukup luas, jumlah armada kemudian ditambah menjadi enam unit untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya.
Baca Juga: Dishub Semarang Gelar Promo Parkir Rp 81 dengan Pembayaran QRIS Selama Tiga Hari
“Laporan masuk dari pihak pabrik, masuk ke Pos Genuk. Kami menerjunkan tiga unit dan ditambah menjadi enam unit,” kata Tantri dikutip dari detik.com, (24/9/26).
Menurut Tantri, objek yang terbakar merupakan area gudang yang digunakan untuk menyimpan onderdil sepeda serta barang-barang lainnya.
Dua unit gudang dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 200 meter.
Pantauan di lokasi menunjukkan asap tebal masih memenuhi bagian gudang yang terdampak.
Baca Juga: Pemkot Luncurkan 27 Bus Listrik Trans Semarang, Operasional Dimulai Bertahap
Meskipun kobaran api utama telah berhasil dikendalikan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang tersisa di bawah tumpukan barang. Beberapa barang seperti kardus, obeng, set kunci pintu, dan peralatan lainnya tampak berada di sekitar area gudang.
“Sekarang masih melakukan pendinginan karena dikhawatirkan masih ada bara api di bawah tumpukan barang,” ujar Tantri.
Tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka dalam kebakaran tersebut.
Hingga proses pemadaman dan pendinginan berlangsung, petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi serta penyebab kebakaran.
Jumlah kerugian material juga belum dapat dipastikan karena masih dalam proses pendataan. (*)
Editor : Mahendra Aditya