Lima Remaja Jambret di Kaliwungu Semarang, Tiga di Antaranya Diamuk Massa

Anita Fitriani • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 12:12 WIB
Polisi saat amankan pelaku jambret (Foto: Tangkapan Layar Tiktok @mustikapete)
Polisi saat amankan pelaku jambret (Foto: Tangkapan Layar Tiktok @mustikapete)

KABUPATEN SEMARANG — Tiga remaja pelaku penjambretan di Dusun Panggang, Desa/Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, babak belur setelah diamuk massa warga pada Jumat malam, 18 September 2026.

Aksi mereka gagal setelah seorang perempuan yang tengah berkendara sendirian dipepet dua sepeda motor oleh lima remaja, lalu berteriak dan melawan saat tasnya hendak diambil.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung mengejar, mengamankan tiga pelaku di lokasi, bahkan membakar sepeda motor yang digunakan pelaku, sebelum polisi tiba dan membawa para remaja itu ke puskesmas untuk penanganan medis. 

Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB ketika korban berinisial E, warga setempat, melintas di jalan desa menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: Warga Semarang dan Kafilah MTQ Padati Halaman Masjid Agung Saksikan Alma Esbeye

Tiba-tiba, ia dipepet oleh dua kendaraan, satu Honda Vario merah yang ditumpangi tiga remaja berboncengan, dan satu Honda Beat yang ditumpangi dua remaja lainnya.

Kelima pelaku yang diduga masih di bawah umur itu berasal dari Boyolali dan berniat menjambret tas yang dibawa korban. 

Saat aksi berlangsung, korban berteriak keras dan berusaha melawan, sehingga suara itu memancing perhatian warga sekitar.
Warga yang geram langsung mengejar para pelaku.

Baca Juga: Kebakaran Landa Bekas TPA Jatibarang Semarang, Penyebab Masih Didalami

Tiga remaja yang berada di motor Vario berhasil ditangkap di lokasi dan menjadi sasaran amukan massa.

Dalam suasana emosional, sepeda motor Vario merah yang mereka gunakan ikut dibakar warga di tempat kejadian. Akibat penghakiman itu, ketiga pelaku mengalami luka-luka, salah satunya dilaporkan cukup parah, meski masih sadar dan mampu berjalan. 

Sementara itu, dua pelaku lain yang mengendarai motor Beat sempat melarikan diri dari kejaran warga.

Kapolsek Kaliwungu, Iptu Arie Setia Budhi, mengatakan bahwa setelah diamankan oleh masyarakat dan tokoh setempat, para pelaku langsung dilarikan ke Puskesmas Kaliwungu untuk mendapat perawatan.

Baca Juga: Perizinan Diproses, PT KAI Siapkan Layanan Shuttle Kudus-Semarang

Seiring beredarnya kabar di media sosial, massa semakin banyak berkumpul di sekitar puskesmas, sehingga polisi bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda kemudian memindahkan para pelaku ke Polres Semarang demi alasan keamanan.

Dalam perkembangan selanjutnya, dua pelaku yang sempat kabur juga berhasil ditangkap, sehingga kelima remaja tersebut kini seluruhnya berada dalam penanganan Satreskrim Polres Semarang untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan anak di bawah umur yang melakukan kejahatan jalanan secara berkelompok, serta reaksi keras warga yang berujung pada penghakiman dan pembakaran kendaraan.

Baca Juga: Viral! Gerobak Cilok Ditendang Sekelompok Anak Punk di Semarang

Polisi menekankan bahwa penanganan perkara ini akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku, termasuk memeriksa status umur para pelaku dan menelusuri kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus serupa sebelumnya.

Sementara itu, korban penjambretan dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius, meski sempat mengalami trauma akibat aksi yang hampir merenggut harta bendanya di jalan sepi. 

Hingga Sabtu, 19 September 2026, kelima remaja pelaku penjambretan telah diamankan di Polres Semarang dan menjalani pemeriksaan awal.

Polisi masih melanjutkan proses identifikasi, pendalaman motif, serta koordinasi dengan pihak terkait mengingat status umur pelaku yang diduga di bawah umur. (*) 

Editor : Mahendra Aditya
berita jateng berita semarang jambret polres semarang