Bukti Daya Tarik Wisata Sejarah Tetap Kuat: Lawang Sewu Tembus 1,63 Juta Kunjungan

Anita Fitriani • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 23:00 WIB
Lawang Sewu tembus 1,63 juta pengunjung
Lawang Sewu tembus 1,63 juta pengunjung

SEMARANG — Lawang Sewu di Semarang kembali mencatatkan capaian sebagai tempat wisata berbasis sejarah, dengan jumlah pengunjung mencapai 1.636.638 orang sejak awal 2024 hingga Agustus 2026.

Angka tersebut menunjukkan betapa menariknya bangunan cagar budaya itu dan mencerminkan ketekunan minat masyarakat terhadap wisata pendidikan kereta api di pusat Kota Semarang.

Pencapaian 1,63 juta pengunjung itu terakumulasi dari tiga periode berturut-turut, yaitu 639.091 wisatawan pada tahun 2024, 620.550 pada tahun 2025, dan 376.997 pada bulan Januari hingga Agustus 2026.

Dengan rincian tersebut, Lawang Sewu tidak hanya menjadi simbol bangunan kolonial di area Tugu Muda, tetapi juga berperan sebagai "magnet edukasi" yang terus menarik pengunjung sepanjang tahun.

Baca Juga: Bocah SD di Semarang Dibawa Kabur 4 Hari, Pelaku Sudah Diamankan

Data terbaru yang dikeluarkan pada 11–12 September 2026 mencatat total 1.636.638 pengunjung sebagai patokan penampilan destinasi warisan budaya di Semarang.

Dalam konteks pariwisata kota, angka ini muncul berdasarkan data yang dikeluarkan BPS Kota Semarang mengenai jumlah wisatawan yang berkunjung pada tahun 2024, di mana Lawang Sewu menjadi salah satu titik utama dalam peta wisata sejarah dan budaya kota.

Di balik angka kunjungan, Lawang Sewu dioperasikan sebagai museum dan galeri sejarah kereta api oleh KAI Wisata, perusahaan anak PT Kereta Api Indonesia yang fokus pada bidang pariwisata.

Baca Juga: 135 Pereli Ikuti Kejurnas Sprint Rally 2026 di KEK Industropolis Batang

Pengelolaan ini tidak hanya memperkenalkan Lawang Sewu sebagai tempat foto saja, tetapi juga menjadikannya ruang belajar mengenai perkembangan kereta api nasional yang disajikan dalam bangunan berarsitektur art deco dan memiliki status sebagai cagar budaya.

Fakta bahwa Lawang Sewu mampu menerima ratusan ribu pengunjung setiap tahun termasuk 376.997 pengunjung dalam delapan bulan pertama 2026 menunjukkan bahwa wisata berbasis sejarah masih relevan dan disukai oleh banyak orang.

Lokasinya yang strategis di Jalan Pemuda, berhadapan dengan Tugu Muda, membuat aksesibilitasnya lebih baik dan menjadikannya tempat wajib yang harus dikunjungi saat berwisata di kota.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Tegaskan Pembukaan MTQ Nasional di Jateng Tak Eksklusif

Total pengunjung yang mencapai 1.636.638 sejak 2024 hingga Agustus 2026, Lawang Sewu terus mempertahankan statusnya sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman lengkap dengan menggabungkan nilai sejarah, desain bangunan yang menarik, dan pembelajaran yang bermakna dalam satu tempat.

Menjaga pengelolaan dan perlindungan kawasan cagar budaya ini secara konsisten menjadi sangat penting agar jumlah pengunjung tetap banyak sekaligus memastikan bangunan-bangunan dalam kawasan tersebut tetap terawat sebagai warisan budaya Kota Semarang. (*) 

Editor : Ali Mustofa
Lawang Sewu Semarang wisata lawang sewu wisata heritage semarang wisata sejarah