Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Tabrakan Beruntun di Jalur Semarang–Solo, Sopir Avanza Tewas Terjepit usai Hantam Truk Trailer

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 1 Juli 2026 | 16:12 WIB
Ilustrasi kecelakaan.
Ilustrasi kecelakaan.

RADAR KUDUS - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Semarang–Solo, tepatnya di depan SD Negeri 3 Penggung, Dukuh Pule, Desa Penggung, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Insiden tersebut melibatkan empat kendaraan dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sempat terjepit di dalam kabin mobil.

Peristiwa nahas itu menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional Semarang–Solo sempat mengalami kepadatan karena proses evakuasi kendaraan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh aparat kepolisian.

Baca Juga: Seleksi PPG Calon Guru 2026 Dibuka! Cek Jadwal, Syarat, Cara Daftar, dan Bantuan Kuliah Rp17 Juta

Bermula dari Avanza yang Diduga Oleng

Berdasarkan keterangan sementara dari saksi di lokasi, kecelakaan bermula ketika sebuah Toyota Avanza berwarna silver melaju dari arah Semarang menuju Solo.

Saat melintas di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga kehilangan kendali hingga bergerak ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah Solo menuju Semarang melaju sebuah truk trailer sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari.

Benturan pertama membuat Avanza terpental kembali ke jalurnya dan kemudian dihantam sebuah bus yang melaju searah dari belakang.

Akibat benturan beruntun tersebut, truk trailer kehilangan kendali dan bergerak ke sisi kanan jalan hingga akhirnya menabrak sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 yang datang dari arah berlawanan.

Keempat kendaraan yang terlibat adalah:

Sopir Avanza Meninggal Dunia

Benturan keras membuat bagian depan Toyota Avanza mengalami kerusakan parah hingga ringsek. Pengemudi mobil terjebak di dalam kabin dan tidak dapat keluar sendiri.

Warga sekitar bersama petugas Satlantas Polres Boyolali segera melakukan upaya penyelamatan sebelum akhirnya korban berhasil dievakuasi menggunakan peralatan khusus.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Pandan Arang Boyolali. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Petugas kamar jenazah RSUD Pandan Arang membenarkan korban telah tiba dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Edy Purwanto (60), warga Dukuh Tempel, Desa Gladagsari, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.949 per Dolar AS, Tekanan Global dan Defisit Dagang Bebani Pasar

Polisi Lakukan Olah TKP

Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Boyolali langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan.

Petugas melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Mewakili Kasatlantas Polres Boyolali, Aiptu Slamet Riyadi menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Toyota Avanza diduga mengalami oleng hingga memasuki jalur lawan sebelum bertabrakan dengan truk trailer.

Setelah benturan pertama, kendaraan tersebut terpental dan ditabrak bus dari belakang. Sementara truk trailer yang kehilangan kendali kemudian menghantam mobil pikap Mitsubishi L300.

Akibat kecelakaan tersebut, kaca depan pikap L300 pecah, sedangkan kendaraan lain mengalami kerusakan cukup berat.

Baca Juga: Laga Meksiko vs Ekuador Sempat Ditunda karena Badai Petir

Dugaan Penyebab Masih Didalami

Hingga kini polisi belum menetapkan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada kondisi Avanza yang tiba-tiba oleng ke kanan.

Penyidik masih mendalami apakah kendaraan kehilangan kendali akibat pengemudi mengantuk, kelelahan, gangguan teknis, atau faktor lain yang memengaruhi keselamatan berkendara.

Polres Boyolali mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melintasi jalur nasional Semarang–Solo, agar selalu menjaga kondisi fisik sebelum berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta menghindari mengemudi saat mengantuk karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan fatal.

Kasus kecelakaan beruntun ini masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap serta faktor utama yang menyebabkan insiden tersebut.

Editor : Mahendra Aditya
#kecelakaan Boyolali hari ini #tabrakan beruntun Boyolali #Jalan Semarang Solo #kecelakaan Avanza Boyolali #sopir Avanza tewas