KLATEN – Warga Desa Sekarsuli, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga baru dilahirkan. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup di sebuah ladang jagung pada Minggu (28/6/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Yang membuat peristiwa ini semakin mengundang perhatian, bayi itu ditemukan tanpa alas maupun perlengkapan apa pun. Tali pusarnya pun masih menempel, menandakan usianya diperkirakan baru beberapa hari setelah dilahirkan.
Penemuan bermula ketika seorang petani tengah membersihkan rumput di area ladang jagung yang berada di bagian selatan Desa Sekarsuli. Saat bekerja, petani tersebut mendengar suara tangisan bayi dari balik rerumputan. Setelah didekati, ia mendapati seorang bayi perempuan tergeletak begitu saja di atas tanah.
Kepala Desa Sekarsuli, Samudra Wardhana, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Menurutnya, lokasi penemuan berada di area persawahan yang cukup jauh dari permukiman warga.
"Benar, bayi ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB setelah waktu Asar di ladang jagung wilayah selatan Sekarsuli," ujarnya.
Ditemukan Tanpa Alas, Masih Bertali Pusar
Saat ditemukan, kondisi bayi masih hidup meski tubuhnya tampak kotor karena terkena tanah. Tidak ditemukan selimut, pakaian, maupun barang lain yang dapat mengungkap identitas orang tua bayi tersebut.
"Bayinya hanya diletakkan di rerumputan tanpa alas apa pun. Jenis kelaminnya perempuan," jelas Samudra.
Warga yang pertama kali menemukan bayi itu kemudian segera menggendongnya untuk diselamatkan. Sebelum dibawa ke rumah sakit, warga sempat membersihkan tubuh bayi karena dipenuhi tanah.
Langsung Dievakuasi ke Rumah Sakit
Setelah menerima laporan masyarakat, pemerintah desa bersama aparat kepolisian segera melakukan penanganan. Bayi tersebut kemudian dibawa menggunakan mobil siaga desa menuju RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten agar memperoleh pemeriksaan medis dan perawatan intensif.
Di rumah sakit, tenaga kesehatan memotong tali pusar yang masih menempel. Berdasarkan pemeriksaan awal bidan, bayi tersebut diperkirakan baru berusia sekitar dua hari.
"Menurut keterangan bidan, usia bayi kemungkinan sekitar dua hari. Kondisinya hidup dan cukup stabil setelah mendapatkan penanganan medis," kata Samudra.
Ia juga menduga bayi tersebut kemungkinan baru diletakkan di lokasi pada hari yang sama. Pasalnya, beberapa jam sebelumnya masih ada aktivitas anak-anak mengaji di sekitar area tersebut tanpa menemukan keberadaan bayi.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolsek Klaten Utara AKP Edy Prasetyo mengatakan pihak kepolisian telah menerima laporan dan langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang tega meninggalkan bayi tersebut.
Menurutnya, bayi ditemukan di tepi jalan dekat area persawahan sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit.
"Bayi perempuan dengan tali pusar masih menempel sudah dibawa ke RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro untuk mendapatkan perawatan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait pelaku pembuangan bayi," ujarnya.
Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi serta menelusuri kemungkinan adanya warga yang baru melahirkan dalam beberapa hari terakhir.
Pembuangan Bayi Masih Menjadi Perhatian
Kasus penelantaran bayi masih menjadi perhatian aparat penegak hukum maupun pemerintah. Dalam berbagai kasus sebelumnya, faktor ekonomi, kehamilan yang tidak diinginkan, hingga tekanan sosial kerap menjadi pemicu tindakan membuang bayi. Meski demikian, tindakan tersebut merupakan tindak pidana yang dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai orang tua bayi agar segera melapor guna mempercepat proses penyelidikan sekaligus memastikan hak-hak bayi tersebut dapat terlindungi.
Editor : Mahendra Aditya