Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Keributan Warnai Pembagian Rapor di SD Kalipancur Semarang, Polisi Turun Tangan Selidiki Kejadian

Ali Mustofa • Jumat, 19 Juni 2026 | 15:32 WIB
Lokasi kejadian penusukan suami isteri (Dok. Radar Semarang)
Lokasi kejadian penusukan suami isteri (Dok. Radar Semarang)

SEMARANG – Kegiatan pembagian rapor di SD Kalipancur 02, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, yang awalnya berjalan tertib tiba-tiba berubah menjadi situasi tidak kondusif pada Jumat (19/6/2026) pagi.

Kejadian yang melibatkan sejumlah orang tua murid itu sempat mengganggu ketenangan di lingkungan sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat para wali murid mulai berdatangan ke sekolah untuk mengambil hasil belajar anak-anak mereka sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, seorang ibu murid datang menggunakan sepeda motor untuk mengambil rapor anaknya yang duduk di kelas 1.

Tidak lama berselang, seorang pria yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban turut datang ke area sekolah, yang kemudian memicu keributan.

Suasana yang sebelumnya tenang seketika berubah menjadi ramai.

Guru serta wali murid yang berada di lokasi langsung berupaya mencari sumber kegaduhan dan menenangkan situasi agar tidak mengganggu kegiatan sekolah.

Salah satu saksi, Aris, mengatakan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat sehingga membuat banyak orang di lokasi sempat panik.

Warga dan orang tua murid yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya melerai perselisihan yang terjadi.

Seorang pria yang diduga terlibat dalam insiden tersebut akhirnya berhasil diamankan oleh warga sebelum aparat kepolisian datang.

Tak lama setelah kejadian, petugas dari Polsek Ngaliyan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal serta mengamankan pihak yang diduga terlibat guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, seorang perempuan yang menjadi korban dalam insiden tersebut segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa ini menjadi perhatian para wali murid dan warga sekitar karena terjadi di tengah momen pembagian rapor yang biasanya berlangsung tertib dan penuh suasana kekeluargaan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mendalami kronologi serta motif di balik kejadian tersebut.

Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna memperjelas rangkaian peristiwa.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah, terutama saat kegiatan yang melibatkan banyak siswa dan orang tua berlangsung.

Editor : Ali Mustofa
#pembagian rapor #aparat kepolisian #semarang #kasus penusukan