Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Geger! Ibu Murid Ditusuk di SD Kalipancur Semarang Saat Ambil Rapor Anak, Diduga Dipicu Masalah Rumah Tangga

Ali Mustofa • Jumat, 19 Juni 2026 | 15:24 WIB
Lokasi kejadian penusukan suami isteri (Dok. Radar Semarang)
Lokasi kejadian penusukan suami isteri (Dok. Radar Semarang)

SEMARANG – Kegiatan pembagian rapor di SD Kalipancur 02, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (19/6/2026) pagi berubah menjadi kepanikan setelah terjadi aksi penusukan terhadap seorang ibu murid.

Peristiwa itu diduga dilakukan oleh suami korban saat keduanya bertemu di lingkungan sekolah.

Insiden terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ketika korban baru tiba di sekolah dengan sepeda motor untuk mengambil rapor anaknya yang duduk di kelas 1.

Kejadian tersebut sontak membuat suasana sekolah menjadi gaduh dan membuat guru serta orang tua murid panik.

Seorang saksi bernama Aris mengatakan, korban sempat berjalan menuju ruang kelas anaknya seperti biasa.

Tak lama berselang, pelaku yang merupakan suami korban datang menggunakan sepeda motor dan langsung menghampiri korban.

Menurut keterangan saksi, keduanya sempat terlibat adu mulut sebelum situasi memanas.

Pelaku kemudian mengejar korban yang berusaha menjauh dari lokasi kejadian.

Korban yang merasa terancam berlari menuju ruang guru untuk mencari pertolongan.

Namun, pelaku berhasil mengejar dan melakukan serangan dari arah belakang.

Aris menyebut korban ditusuk lebih dari sekali dan mengenai bagian punggung hingga akhirnya terjatuh di lokasi kejadian.

Situasi langsung berubah panik, sejumlah warga dan orang tua siswa yang berada di sekitar sekolah segera berdatangan setelah mendengar keributan.

Saksi lain berupaya menghentikan aksi pelaku dan berhasil merebut senjata yang digunakan.

Senjata tersebut diketahui bukan pisau, melainkan benda menyerupai obeng yang telah dimodifikasi menjadi tajam dengan panjang sekitar 20 sentimeter.

Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat mencoba melarikan diri.

Namun, warga yang berada di lokasi berhasil menghadangnya hingga akhirnya pelaku diamankan sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Korban kemudian segera dievakuasi ke Rumah Sakit William Booth Semarang untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga saat ini, korban masih dalam penanganan tim medis.

Dari informasi yang beredar di lingkungan sekitar, peristiwa ini diduga dipicu konflik rumah tangga yang telah berlangsung lama.

Korban disebut sudah tidak tinggal serumah dengan pelaku selama beberapa bulan terakhir.

Diduga, pelaku telah mengetahui rencana korban datang ke sekolah untuk mengambil rapor anak mereka, sehingga pertemuan tersebut berujung pada aksi kekerasan.

Petugas Polsek Ngaliyan yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap motif pasti kejadian tersebut.

Editor : Ali Mustofa
#aksi penusukan #pembagian rapor #semarang #kepolisian