Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Porprov Jateng 2026 Siap Digelar di Semarang Raya, Libatkan Lebih dari 10 Ribu Atlet dan Pelatih

Nabila Agustin • Kamis, 4 Juni 2026 | 11:51 WIB
Logo dan Maskot PORPROV XVII/2026 Jawa Tengah
Logo dan Maskot PORPROV XVII/2026 Jawa Tengah

RADAR KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Tahun 2026 yang rencananya digelar di kawasan Semarang Raya.

Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi ini tidak hanya diproyeksikan sebagai arena kompetisi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, sekaligus diharapkan memberi dampak ekonomi bagi daerah penyelenggara.

Porprov Jateng XVII akan diikuti seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan melibatkan sekitar 10.528 atlet dan pelatih.

Dalam pelaksanaannya, terdapat 59 cabang olahraga (cabor) dengan total 830 nomor pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar agenda rutin empat tahunan, melainkan bagian dari proses pembinaan berjenjang untuk mencetak atlet berprestasi di level nasional.

“Ajang ini diikuti 35 kabupaten/kota sebagai bentuk kehormatan sekaligus pembuktian prestasi olahraga Jawa Tengah, dan menjadi persiapan menuju PON berikutnya,” ujarnya.

Sebagian besar pertandingan akan dipusatkan di wilayah Semarang Raya yang mencakup Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Demak.

Sementara itu, dua cabang olahraga akan digelar di luar kawasan tersebut, yakni aeromodeling di Kabupaten Blora dan balap sepeda di Kota Surakarta.

Upacara pembukaan direncanakan berlangsung di Kota Semarang, sedangkan penutupan akan digelar di Kabupaten Kendal.

Fondasi Menuju PON 2028

Ketua KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana, menekankan bahwa Porprov 2026 menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi PON 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Ia mencontohkan capaian Jawa Tengah pada PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024 yang berhasil meraih peringkat kelima nasional dengan perolehan 71 emas, 74 perak, dan 115 perunggu, sebagai hasil dari pembinaan berkelanjutan melalui Porprov sebelumnya.

“Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi proses pembinaan. Tanpa itu, kita akan sulit bersaing di level nasional,” tegasnya.

Cabang olahraga wushu menjadi penyumbang emas terbanyak dengan tujuh medali, disusul menembak dengan lima emas.

Dukungan Pemprov Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Porprov sebagai bagian dari penguatan ekosistem olahraga daerah.

Ia menilai Jawa Tengah memiliki potensi atlet yang besar dan perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang terarah dan berkesinambungan.

“Potensi atlet kita sangat baik dan harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jateng juga mendukung langkah KONI untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menilai Porprov tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga memiliki efek ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Kehadiran ribuan atlet, pelatih, ofisial, hingga keluarga dan penonton diperkirakan akan mendorong perputaran ekonomi di daerah penyelenggara, terutama sektor UMKM dan pariwisata.

“Porprov harus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan sektor usaha lokal,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa perencanaan anggaran telah disiapkan sejak 2024 agar pelaksanaan dapat berjalan optimal.

Kesiapan Semarang Raya

KONI Jateng menyebut kesiapan Semarang Raya sebagai tuan rumah sudah berjalan sesuai rencana.

Pembagian peran antarwilayah serta kesiapan venue terus dimatangkan, termasuk koordinasi teknis di lapangan.

Sejumlah agenda juga tengah difinalisasi, mulai dari jadwal pertandingan, jumlah cabor, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung.

Selain itu, KONI Jateng juga tengah menyelesaikan penetapan logo dan maskot resmi Porprov 2026 sebagai identitas ajang olahraga tersebut.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Porprov Jateng XVII 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi untuk PON 2028.

Tetapi juga menjadi momentum penguatan ekonomi, pariwisata, dan kebersamaan masyarakat di kawasan Semarang Raya.

Editor : Ali Mustofa
#jateng #pon #porprov #olahraga