SEMARANG — Kota Lama, Semarang, pada Senin pagi (25/5/2026) terjadi kejadian mengejutkan akibat kebakaran yang menimpa gudang penyimpanan minuman beralkohol di area Borsumy Bar and Lounge.
Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 06.12 WIB ini diperkirakan menyebabkan kerugian material hingga Rp 2 miliar, terutama karena banyaknya minuman keras berkualitas tinggi yang hangus terbakar.
Tantri Pradono, Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, mengonfirmasi bahwa gudang tersebut dikhususkan untuk menyimpan berbagai macam minuman beralkohol.
Ia menjelaskan bahwa kobaran api cepat menyebar karena bahan bakar utama berasal dari minuman keras yang mudah terbakar, sehingga dalam waktu singkat sebagian besar ruangan sudah terbakar.
Meski demikian, Tantri menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa atau cedera dalam insiden ini, sehingga dampaknya hanya terbatas pada kerugian material.
Baca Juga: Pemkot Semarang Tambah 27 Bus Listrik untuk Perkuat Transportasi Ramah Lingkungan
Berdasarkan informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran, kebakaran diperkirakan disebabkan oleh korsleting di salah satu stop kontak di dalam gudang.
Kondisi listrik yang tidak stabil atau penggunaan perangkat listrik yang tidak sesuai standar diduga menjadi pemicu awal timbulnya percikan api, yang kemudian menyebabkan kobaran api meluas di antara tumpukan minuman beralkohol.
Petugas pemadam kebakaran akhirnya bisa mengendalikan api setelah sekitar satu jam bekerja, meskipun sudah banyak barang di dalam gudang yang tidak bisa diselamatkan.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 30 persen dari total bangunan gudang, dengan kerusakan terbesar terjadi pada ruang penyimpanan utama yang berisi stok minuman bermerek.
Baca Juga: Korban Hanyut di Sungai Banjir Kanal Barat Semarang, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia
Menurut Tantri, beberapa jenis minuman memiliki nilai jual yang sangat tinggi, bahkan ada yang mencapai ratusan ribu hingga puluhan juta per botol, sehingga total kerugian bisa melonjak hingga miliaran rupiah.
Manajemen Borsumy Bar and Lounge sedang menghitung kerugian secara rinci sebelum mereka melaporkannya kepada pihak kepolisian dan instansi terkait.
Kejadian ini cukup mengejutkan mengingat lokasinya yang berada di Kota Lama, salah satu tempat wisata sejarah yang sering dikunjungi oleh wisatawan dan pelancong lokal.
Untungnya, api tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya, sehingga kawasan umum di sekitar bar tidak terganggu secara signifikan.
Baca Juga: Pemuda di Candisari Semarang Ditembak Pakai Senapan Angin, Pelaku Ditangkap Polisi
Warga sekitar sempat berkumpul untuk menyaksikan proses evakuasi dan pemadaman, tetapi relawan serta petugas segera memastikan jalur lalu lintas tetap aman dan tidak mengganggu aktivitas pagi di sekitar tempat tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran menyatakan bahwa peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pengawasan terhadap penyimpanan barang-barang yang mudah terbakar, khususnya di area komersial dan hiburan malam.
Mereka mengimbau kepada pengelola usaha untuk melakukan pemeriksaan rutin pada instalasi listrik, menggunakan stop kontak berkualitas, serta memastikan bahwa stok minuman keras tidak menumpuk di tempat yang tidak dilengkapi dengan sistem proteksi kebakaran yang memadai.
Selain itu, pihak kepolisian juga akan menyelidiki apakah ada faktor kelalaian atau pelanggaran prosedur keselamatan yang memperburuk kejadian ini.
Borsumy Bar dan Lounge menghadapi kerugian yang cukup besar, baik dari segi persediaan minuman maupun kemungkinan gangguan sementara terhadap operasional bisnisnya.
Namun, karena kerusakan tidak meluas ke area publik dan tidak ada korban jiwa, perhatian saat ini beralih kepada pemulihan fasilitas gudang, perbaikan aspek keselamatan, serta usaha untuk menyusun kembali sistem penyimpanan barang-barang yang mudah terbakar.
Masyarakat di sekitar dan pengunjung Kota Lama diharapkan tetap tenang, tetapi tetap waspada terhadap potensi risiko kebakaran di kawasan usaha yang menyimpan bahan yang mudah terbakar. (*)
Editor : Anita Fitriani