Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gubernur Jateng Ungkap 6.271 Unit Koperasi Desa Merah Putih Sudah Beroperasi

Anita Fitriani • Minggu, 17 Mei 2026 | 00:32 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengungkapkan 6.271 Koperasi Desa Merah Putih di Jawa Tengah sudah beroperasi (Foto: Tangkapan layar Instagram @ahmadluthfi.official)
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengungkapkan 6.271 Koperasi Desa Merah Putih di Jawa Tengah sudah beroperasi (Foto: Tangkapan layar Instagram @ahmadluthfi.official)

 

 

 

 

RADAR KUDUS — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menginformasikan 6.271 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah beroperasi per tanggal 16 Mei 2026.

Angka ini menunjukkan sekitar 73 persen dari target keseluruhan yang telah ditentukan untuk seluruh provinsi, menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan jumlah koperasi merah putih yang paling aktif di Indonesia.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari kerjasama yang erat antara pemerintah provinsi dan TNI dalam memajukan ekonomi rakyat di wilayah desa dan kelurahan.

Dari total 8.523 koperasi desa merah putih yang terdaftar di Jawa Tengah, sebagian besar sudah beroperasi di 35 kabupaten/kota di seluruh provinsi.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Semarang, Dua Korban Meninggal Dunia

Selain jumlah koperasi yang aktif, infrastruktur yang mendukung juga telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga pertengahan Mei 2026, telah dibangun 2.769 gedung koperasi merah putih di berbagai lokasi di Jawa Tengah, yang membantu operasional koperasi-koperasi tersebut.

Fasilitas ini berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa yang bergantung pada koperasi sebagai sarana untuk usaha kolektif.

Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah kini memiliki 136.112 anggota aktif yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan.

Tingginya partisipasi masyarakat ini mencerminkan antusiasme yang besar terhadap program ekonomi kerakyatan yang diperkenalkan oleh pemerintah pusat dan dilaksanakan secara efektif di tingkat provinsi.

Baca Juga: 1.000 Koperasi Desa Merah Putih Siap Operasional, Prabowo Resmikan Bulan Mei 2026

Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah menetapkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di provinsi ini harus bisa beroperasional penuh pada tahun 2026.

Capaian saat ini yang mencapai 73 persen, provinsi ini optimis dapat mencapai target tersebut dalam waktu yang tidak lama, mengingat semangat positif yang sedang dibangun.

Keberhasilan Jawa Tengah dalam mengoperasikan 6.271 koperasi merah putih menjadikannya sebagai perintis KDKMP di tingkat nasional baik dari segi jumlah yang beroperasi maupun ketersediaan gedung.

Program Koperasi Merah Putih dirancang untuk memperkuat ekonomi masyarakat dengan memberikan akses modal, pelatihan, dan infrastruktur usaha kepada warga desa. 

Baca Juga: Prabowo Akan Bangun dan Bagikan Bantuan 1.582 Kapal Tangkap Ikan untuk Nelayan

Gubernur Ahmad Luthfi terus berupaya mempercepat operasionalisasi koperasi yang masih dalam tahap persiapan untuk mencapai target 100 persen.

Dari 4.632 koperasi yang masih dalam proses, setelah 3.891 koperasi sebelumnya sudah aktif, fokus pemerintah provinsi adalah mempercepat langkah ini melalui dukungan teknis dan pendanaan.

Jumlah 6.271 koperasi merah putih yang beroperasi di Jawa Tengah menunjukkan komitmen pemerintah yang serius dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, mengurangi kemiskinan, dan menciptakan lapangan kerja lokal melalui pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#berita jateng #gubernur jateng #Ahmad Luthfi #Koperasi Merah Putih #Koperasi Desa Merah Putih