SEMARANG — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyediakan satu layanan kereta api tambahan untuk memenuhi kebutuhan penumpang yang meningkat pada long weekend libur Kenaikan Isa Almasih yang berlangsung dari 14 hingga 17 Mei 2026.
Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga meningkatkan frekuensi 33 perjalanan kereta api reguler setiap hari dengan total kapasitas 16. 984 kursi harian untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lancar.
Kereta api tambahan yang disediakan adalah KA Kaligung Fakultatif dengan kode KA 220 dan 221F, yang menghubungkan rute Semarang Poncol-Tegal pulang-pergi, dengan kapasitas 650 tempat duduk per hari.
Baca Juga: Dampak Kebakaran Gedung Metro Sport Center di Semarang: Kerugian Capai Rp5 Miliar
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa penambahan ini dimaksudkan untuk memprediksi peningkatan gerakan warga selama libur panjang tersebut.
KA 220 dari Tegal ke Semarang Poncol dijadwalkan berangkat pada pukul 17.55 WIB, sedangkan KA 221F dari Semarang Poncol ke Tegal berangkat pukul 21. 00 WIB.
Operasional kereta api tambahan ini merupakan bagian dari upaya KAI Daop 4 Semarang dalam menangani lonjakan penumpang yang diperkirakan meningkat signifikan selama long weekend Kenaikan Isa Almasih.
Baca Juga: AHY: Giant Sea Wall Kunci Selamatkan Jakarta dan Semarang
Total kapasitas harian mencakup perjalanan reguler dan tambahan untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan kepada penumpang di daerah operasional Daop 4.
Luqman menyatakan bahwa seluruh layanan diutamakan untuk kenyamanan dan keselamatan penumpang.
KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan penyesuaian pada semua rute reguler yang menyediakan 16.984 kursi setiap harinya, ditambah dengan tambahan dari KA Kaligung Fakultatif untuk mendukung perjalanan pulang-pergi menuju Tegal.
Baca Juga: Alat Musik dan Sound System Raib: 7 Gereja di Boyolali–Semarang Dibobol Maling
Penumpang disarankan untuk memesan tiket lebih awal melalui aplikasi resmi KAI Access atau di loket stasiun untuk menghindari kuota yang habis.
Langkah ini diambil karena periode 14-17 Mei 2026 diharapkan menjadi puncak mobilitas masyarakat di Jawa Tengah.
Tambahan kapasitas 650 kursi dari KA 220 dan 221F, diharapkan bahwa tidak akan ada penumpang yang terkendala akibat keterbatasan fasilitas.
KAI juga mengingatkan penumpang untuk mematuhi protokol kesehatan dan waktu keberangkatan guna kelancaran operasional. (*)
Editor : Anita Fitriani