SEMARANG – Tepat pukul 19.07 WIB, rombongan pelari internasional Run for River yang terdiri dari tiga pelari asal Prancis, Gary, Sam, dan Kelly Bencheghib, akhirnya tiba di Kota Semarang pada Rabu (29/4/2026).
Meski baru menempuh perjalanan panjang di tengah hujan badai, ketiganya tetap terlihat bersemangat dan penuh senyum.
Kedatangan mereka disambut Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, di perbatasan Semarang–Demak. Suasana langsung hangat dengan candaan para pelari.
Gary bahkan sempat berkelakar tentang pakaian mereka yang masih terlihat kering meski berlari di tengah hujan deras.
Setelah saling berjabat tangan dan berfoto bersama, seluruh peserta penyambutan meneriakkan yel-yel kampanye lingkungan untuk menjaga kebersihan sungai.
Baehaqi juga memperkenalkan jajaran manajemen serta karyawan Jawa Pos Radar Semarang, termasuk Pemimpin Redaksi M Rizal Kurniawan yang turut mengabadikan momen bersama para pelari.
Canda kembali pecah saat Gary menggoda peserta yang ingin berfoto dengan menyebut tarif bercanda per foto, yang langsung disambut tawa.
Di sisi lain, Sam mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Semarang dan merasa antusias melanjutkan misi kampanye lingkungan tersebut.
Sampai memasuki Kota Atlas, mereka telah menempuh sekitar 700 kilometer dan masih memiliki target 500 kilometer lagi.
Setiap hari, mereka berlari rata-rata 25 kilometer dengan kondisi fisik yang terus diuji.
Beberapa cedera bahkan mulai dirasakan, termasuk oleh Kelly dan Gary.
Semarang menjadi kota ke-14 yang disinggahi dalam perjalanan Run for River.
Melalui aksi lari lintas daerah ini, mereka mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan mengurangi sampah demi lingkungan yang lebih sehat.
Tak lama setelah penyambutan di water station pertama, sekitar 10 menit kemudian ketiganya kembali melanjutkan perjalanan menuju water station terakhir di depan Mie Gacoan Pedurungan yang akan menjadi titik start fun run 5 kilometer pada 1 Mei mendatang.
Sepanjang rute, warga terlihat melambaikan tangan dan memberi semangat meski hujan masih turun ringan.
Penyambutan rombongan pelari sebenarnya telah dimulai sejak pukul 16.00 WIB di gerbang Perumahan Plamongan Indah, perbatasan Demak–Semarang.
Tim Trantib Kecamatan Pedurungan bersama Babinsa turut bersiaga memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan.
Mewakili Camat Pedurungan Nurul Hidayati, Kasi Trantib Kecamatan Pedurungan Setya Budi mengaku bangga karena Semarang menjadi bagian dari perjalanan kampanye lingkungan berskala internasional tersebut.
Menurutnya, kegiatan Run for River membawa pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada publik luas.