Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kobaran Api Melahap Pasar Kanjengan Semarang

Anita Fitriani • Kamis, 30 April 2026 | 05:56 WIB
Pasar Kandungan Semarang terbakar (Foto: Tangkapan layar instagram @portalsemarang)
Pasar Kanjengan Semarang terbakar (Foto: Tangkapan layar instagram @portalsemarang)

 

 

 

SEMARANG — Kebakaran besar melanda Pasar Kanjengan di Semarang Tengah pada malam Rabu, 29 April 2026, menghanguskan ratusan toko dan kios, sehingga menyebabkan kerugian besar bagi para pedagang yang menjadi tulang punggung ekonomi di wilayah itu.

Kebakaran yang melanda Pasar Kanjengan di Semarang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB pada Rabu, 29 April 2026, dengan api pertama kali terlihat berkobar dari lapak buah di sisi selatan pasar.

Sesuai dengan informasi dari Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, api tersebut menghanguskan sekitar 480 kios kecil yang terletak berdekatan di area pasar.

Seorang saksi bernama Anton, yang berprofesi sebagai penjual buah berusia 36 tahun, menyebutkan bahwa kobaran api diduga bermula dari peti-peti buah kosong yang berada di sisi utara pertokoan, yang kemudian cepat merambat ke seluruh blok pasar.

Baca Juga: HUT ke-479 Semarang, Pemkot Hadirkan Naik BRT Gratis 5 Hari untuk Masyarakat

Api menggila dengan cepat, meluas dari area selatan menuju bangunan di utara, menciptakan pemandangan yang mengerikan di mana ratusan kios terbakar dalam waktu singkat.

Petugas Damkar Kota Semarang segera merespons dengan cepat setelah menerima informasi mengenai kebakaran, mengerahkan hingga 10 kendaraan dan sekitar 60 anggota untuk memadamkan api yang masih berkobar hingga dini hari Kamis, 30 April 2026.

Pada pukul 00.49 WIB, api belum sepenuhnya padam meskipun intensitasnya sudah menurun dibandingkan saat awal kejadian, dengan petugas terus menyemprotkan air untuk menghindari terjadinya kebakaran yang baru.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar, Tantri Pradono, memastikan bahwa upaya pemadaman dilakukan dengan intensif, meskipun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Baca Juga: Pasar Waru Semarang Kebakaran, Empat Kios Hangus Dilalap Api

Warga yang menyaksikan dari jauh menggambarkan bagaimana api menerangi malam, disertai asap tebal yang menyelimuti wilayah Pasar Kanjengan di Semarang Tengah.

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang mengeluarkan data awal yang mencatat 220 kios dan 26 ruko di Blok F serta area depan pasar yang terpengaruh langsung oleh kebakaran itu.

Kerusakan ini mencakup puluhan ruko pertokoan yang dientri sebagai pusat jual beli harian bagi ribuan pedagang dan konsumen di sekitar Semarang Tengah.

Para pedagang seperti Anton mengeluhkan kehilangan seluruh stok barang dagangan mereka, termasuk buah-buahan segar yang baru saja disiapkan untuk dijual keesokan harinya.

Baca Juga: Dialog Nasional di Semarang, Agustina Wilujeng Sebut Makan Bergizi Gratis Investasi Besar Masa Depan

Dampak ekonomi dirasakan langsung, karena Pasar Kanjengan merupakan salah satu pusat perdagangan tradisional terbesar di kota ini, di mana ratusan keluarga mengandalkan pendapatan harian dari kios-kios kecil tersebut.

Hingga pagi Kamis, 30 April 2026, tim gabungan dari Polresta Semarang dan Damkar terus melakukan penyidikan di lokasi insiden untuk menemukan sumber api yang diyakini berasal dari tempat sampah atau peti kayu.

Para pedagang yang kehilangan mata pencaharian berharap bantuan segera datang, sementara proses investigasi berjalan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Kota Semarang masih merasakan duka atas kebakaran di Pasar Kanjengan yang menghanguskan ratusan kios dalam semalam, dengan pemulihan pasar menjadi prioritas utama pemerintah daerah. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#berita semarang hari #pasar kanjengan semarang #pasar kanjengan kebakaran #kebakaran #damkar semarang