Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Si Jago Merah Mengamuk di Pasar Waru Semarang Tengah Malam, Deretan Lapak Sparepart Hangus Dilalap Api

Ali Mustofa • Selasa, 28 April 2026 | 11:41 WIB
Kebakaran melanda sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Waru Semarang, Senin (27/4/2026).
Kebakaran melanda sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Waru Semarang, Senin (27/4/2026).

RADAR KUDUS – Peristiwa kebakaran terjadi di area lapak pedagang kaki lima (PKL) Pasar Waru, Kota Semarang, pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Api berkobar hebat dan melahap sejumlah lapak yang sebagian besar berisi suku cadang sepeda motor serta peralatan kompor.

Sedikitnya tiga lapak dilaporkan hangus terbakar. Lapak tersebut antara lain tempat reparasi kompor dan elektronik milik Triyono, warga Sidogemah, Sayung, Kabupaten Demak.

Selain itu, gudang sparepart motor dan kompor milik Maryono, warga Bugen Utara, Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, serta satu lapak sparepart kompor milik Muji turut terdampak.

Kejadian pertama kali diketahui oleh petugas keamanan malam Pasar Waru, Nurhadi (63), warga Kaligawe, Kecamatan Gayamsari.

Saat itu ia berada di bagian depan pasar ketika mendengar teriakan panik dari dalam area pasar yang menyebut adanya kebakaran.

Nurhadi segera berlari menuju sumber suara dan mendapati api sudah membesar di deretan lapak sisi timur pasar.

Kobaran api terlihat menyala merah dan membumbung tinggi, disertai asap tebal yang menyelimuti area sekitar.

Nurhadi bersama warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Sementara itu, warga lain segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang dan Polsek Gayamsari.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga unit mobil tangki untuk menjinakkan api.

Setelah berjibaku selama kurang lebih 35 menit, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.35 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun kerugian materi masih dalam proses pendataan.

Kepanikan sempat dirasakan para pedagang lain di kompleks Pasar Waru karena khawatir api merembet ke lapak mereka.

Aparat Polsek Gayamsari yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolsek Gayamsari Kompol Yuna Ahadiyah bersama Kanit Reskrim AKP Mashadi menyampaikan bahwa penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan.

“Data sementara ada tiga lapak yang terbakar. Untuk penyebabnya masih kami dalami,” ujarnya.

Area lapak yang terbakar kini telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengungkapkan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 23.12 WIB.

Enam menit kemudian, 19 personel bersama tiga armada tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Ia menyebutkan, total terdapat empat kios yang terdampak kebakaran, yang sebagian besar menjual onderdil motor serta barang bekas kompor gas.

Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 juta, dengan proses pemadaman berlangsung hingga pukul 00.20 WIB.

Hingga Selasa (28/4/2026) pagi sekitar pukul 05.20 WIB, asap masih terlihat dari bekas kios yang terbakar sehingga petugas damkar kembali melakukan penanganan lanjutan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Editor : Ali Mustofa
#kebakaran #semarang #pasar #lapak pedagang #hangus terbakar