SEMARANG — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Semarang ke‑479 tahun 2026, Pemerintah Kota Semarang memberikan “kado istimewa” bagi warga, salah satunya adalah fasilitas naik Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang secara gratis selama lima hari berturut‑turut.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian 17 kado hebat yang dirancang untuk memperkuat layanan publik, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di ibu kota Jawa Tengah itu.
Rangkaian HUT ke‑479 dan gerakan nyata
Peringatan HUT Kota Semarang ke‑479 tidak lagi hanya berpusat pada seremoni, melainkan dirancang dengan pendekatan aksi nyata yang langsung menyentuh kehidupan sehari‑hari warga.
Baca Juga: Dukung Kelancaran Haji 2026, Pemkot Semarang Berangkatkan 63 ASN sebagai Petugas Haji Daerah
Rangkaian kegiatan dimulai sejak 14 April 2026 dengan peluncuran program layanan publik, penguatan gizi warga, dan kampanye kesehatan, lalu berlanjut hingga puncak acara pada 2 Mei 2026 yang diisi dengan doa bersama.
Nuansa perayaan di tahun 2026 diwarnai dengan tema yang menekankan semangat kolaborasi dan percepatan pembangunan di berbagai sektor, termasuk transportasi, kesehatan, dan lingkungan.
Salah satu kado paling dinantikan warga adalah penghapusan tarif naik BRT Trans Semarang di seluruh koridor selama lima hari berturut‑turut, yaitu mulai 1 hingga 5 Mei 2026.
Baca Juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkot Semarang Siapkan 1 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
Program ini berlaku untuk seluruh rute yang melayani wilayah Kota Semarang, mulai dari koridor yang menghubungkan wilayah pesisir hingga kawasan pusat kota dan permukiman padat.
Dengan fasilitas ini, Pemkot Semarang berharap memancing warga untuk beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal yang lebih tertib dan ramah lingkungan.
Manfaat bagi masyarakat dan kemacetan
Pembebasan tarif BRT dianggap sebagai upaya strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan emisi polusi di tengah melonjaknya penggunaan kendaraan bermotor pribadi.
Baca Juga: Hari Jadi Kota Semarang ke‑479, Wisatawan Bisa Masuk Semarang Zoo dengan Tarif Terjangkau
Selama masa gratis, warga tidak hanya menghemat ongkos transportasi, tetapi juga dapat mengakses pusat pelayanan, pasar, tempat wisata, dan fasilitas publik dengan lebih mudah melalui jaringan halte BRT yang tersebar di berbagai kecamatan.
Pemerintah mengimbau warga untuk tetap tertib, tidak menumpuk di halte, serta mematuhi aturan keamanan dan protokol kesehatan di dalam armada Trans Semarang selama masa program berlangsung.
Gratis naik BRT merupakan bagian dari paket 17 kado hebat yang dicanangkan Pemerintah Kota Semarang untuk perayaan HUT ke‑479 tahun 2026.
Baca Juga: Pemkot Semarang Ajak Warga Rayakan Ulang Tahun ke‑479 dengan 17 Kado Hebat
Selain transportasi, kado lain meliputi diskon parkir menjadi Rp479 per transaksi bagi pengguna QRIS, diskon sambungan air bersih Rp550 ribu per KK dengan syarat minimal 10 KK, serta layanan air tangki gratis untuk kegiatan kebencanaan, kekeringan, dan kegiatan keagamaan.
Pemkot juga menyiapkan layanan skrining kesehatan gratis, diskon fasilitas olahraga, potongan biaya sedot tinja, serta program ekonomi kreatif dan festival yang melibatkan pelaku UMKM dan seniman lokal.
Manfaat program HUT ke‑479 juga menyebar ke sektor pariwisata dan ekonomi kota, karena Pemkot Semarang juga menggratiskan atau memberi diskon tiket masuk sejumlah objek wisata dan fasilitas publik selama masa rangkaian perayaan.
Potongan harga dan fasilitas gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan warga lokal maupun wisatawan, sehingga memberikan suntikan pendapatan bagi pelaku usaha di sekitar destinasi wisata dan kawasan pusat kota.
Baca Juga: Jalur Silayur Semarang Rawan Kecelakaan Truk, Portal Segera Dipasang
Selain itu, program ini juga memperkuat citra Semarang sebagai kota yang responsif dan inklusif, yang aktif menghadirkan layanan publik berguna dalam momentum peringatan hari jadinya.
Harapan wali kota dan masyarakat
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menekankan bahwa perayaan HUT ke‑479 tahun ini benar‑benar digerakkan untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya simbolistik.
Program ini disambut positif karena dinilai langsung dirasakan manfaatnya, terutama oleh kalangan pelajar, pekerja harian, dan keluarga berpenghasilan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada transportasi umum.
Adanya ayanan gratis, diskon, dan program kesejahteraan, peringatan HUT Kota Semarang ke‑479 tahun 2026 berangsur berubah menjadi lebih dari sekadar ulang tahun kota, ia menjadi momentum berbagi, aksi sosial, dan penguatan kebersamaan warga Atlas.
Gratis naik BRT Trans Semarang menjadi salah satu simbol nyata bahwa Pemkot Semarang tak hanya ingin merayakan usia semata, tetapi juga menawarkan keuntungan nyata bagi masyarakat yang setiap hari mengisi denyut kehidupan kota ini. (*)
Editor : Anita Fitriani