SEMARANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memasuki usia ke‑479 pada 2 Mei 2026 dengan semangat “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat”. Rangkaian peringatan tidak lagi hanya berupa seremoni, tetapi diisi dengan program layanan nyata bagi warga melalui 17 kado yang terangkum dalam program “Kado Hebat”.
Perayaan resmi akan diluncurkan pada 14 April 2026, lalu berlangsung secara bertahap hingga Mei 2026, dengan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi kreatif.
Hari Jadi ke‑479 Kota Semarang kali ini mengusung tema yang menekankan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyatakan bahwa perayaan ulang tahun kali ini sepenuhnya milik warga, bukan hanya milik pemerintah.
Baca Juga: Durasi Proyek Perbaikan Jalan Gombel Lama Semarang Dipangkas dari 7 Jadi 3–4 Bulan
Melalui tema “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat”, Pemkot ingin menggambarkan transformasi kota yang menggabungkan akar tradisi dengan semangat modernisasi di berbagai sektor.
Pemkot menekankan bahwa rangkaian peringatan ini harus berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik, kesejahteraan sosial, dan perlindungan lingkungan.
Oleh karena itu, sebagian besar kegiatan dibuat interaktif dan mudah diakses warga, seperti kampanye kesehatan, program ekonomi kreatif, serta fasilitas gratis atau berpotongan biaya.
Sebanyak 17 kado layanan disiapkan Pemkot Semarang sebagai bentuk kehadiran negara yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kado‑kado ini diracik berdasarkan lima pilar, yakni kota yang bersih, sehat, cerdas, makmur, dan tangguh.
Berikut sebagian besar program yang masuk dalam 17 kado tersebut:
- Akses gratis BRT Trans Semarang pada hari tertentu selama perayaan, untuk mempermudah mobilitas warga dan mendorong penggunaan transportasi umum.
- Diskon dan potongan tarif layanan publik, seperti tarif parkir, biaya sedot tinja, dan layanan air bersih bagi warga kurang mampu.
- Fasilitas olahraga gratis di beberapa lokasi, antara lain Gedung Tri Lomba Juang, Lapangan Tambora, GOR Manunggal Jati, Padepokan Pencak Silat Gunung Talang, serta diskon 50 persen tarif sewa lapangan sepak bola Sidodadi pada 2 Mei 2026.
- Program kesehatan khusus berupa bantuan bagi ibu hamil risiko tinggi dan bayi berat lahir rendah (BBLR) di tiga kecamatan prioritas pada 5–7 Mei 2026, serta skrining kesehatan gratis di 40 puskesmas.
- Penguatan ekonomi masyarakat melalui program Jemput Bola Perizinan dan Penguatan Ekonomi Kreatif atau Jempol Pak Kuat untuk pelaku UMKM dan job fair pada 6–7 Mei 2026.
- Program lingkungan dan kelestarian, seperti kampanye pengurangan sampah plastik dan penukaran botol bekas dengan bibit tanaman atau produk ramah lingkungan.
Pemkot menegaskan bahwa setiap program ini dirancang berdasarkan data dan keluhan yang masuk melalui saluran partisipasi warga, media sosial, dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).
Baca Juga: Pemkot Semarang Rayakan Hari Jadi ke-479 dengan Kado Diskon PBB 10 Persen
Dengan demikian, 17 kado tersebut bukan sekadar hadiah simbolis, melainkan bentuk konkret penajaman kebijakan pelayanan publik.
Pelaksanaan Hari Jadi ke‑479 dimulai dengan launching rangkaian peringatan pada 14 April 2026 di Kampung Tambaklorok dan halaman Balai Kota Semarang.
Kegiatan pembukaan langsung diisi dengan berbagai program layanan, seperti pelayanan kesehatan dan edukasi gizi.
Pada hari puncak 2 Mei 2026, Pemkot menggelar serangkaian acara kolaboratif, antara lain lomba memasak ikan, sarasehan gemar makan ikan bersama PKK, serta expo perikanan yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Baca Juga: Hari Jadi Kota Semarang ke‑479, Wisatawan Bisa Masuk Semarang Zoo dengan Tarif Terjangkau
Selain itu, sejumlah kegiatan budaya dan festival ekonomi kreatif juga diselenggarakan di berbagai titik, seperti simpang lima, Taman KB, dan kawasan pelabuhan.
Seluruh informasi kegiatan, lokasi, dan jadwal disentralisasi dalam kanal publikasi terpadu, termasuk media sosial resmi Pemkot dan laman web, agar mudah diakses masyarakat.
Pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa warga tidak hanya mengetahui, tetapi juga dapat langsung mengambil manfaat dari setiap program kado.
Baca Juga: Imbas Konflik Timur Tengah, Pedagang Plastik di Pasar Sampangan Semarang Tak Tega Naikkan Harga
Hari Jadi ke‑479 Kota Semarang pada 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsep kota layanan yang berorientasi pada warga.
Dengan 17 kado “Kado Hebat” yang menyentuh sektor transportasi, kesehatan, olahraga, ekonomi, hingga lingkungan, Pemkot Semarang berupaya menegaskan bahwa pembangunan kota bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga kualitas hidup masyarakat.
Bagi warga Semarang, perayaan tahun ini menjadi kesempatan untuk merasakan langsung manfaat kebijakan pemerintah, sekaligus menguatkan semangat kolektif membangun kota yang bersih, sehat, cerdas, makmur, dan tangguh.
Melalui tema “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat”, Kota Lunpia menegaskan komitmennya untuk terus bergerak maju, menjaga akar budaya, sekaligus menyambut era modern dengan kesiapan yang matang.(*)
Editor : Anita Fitriani