Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Durasi Proyek Perbaikan Jalan Gombel Lama Semarang Dipangkas dari 7 Jadi 3–4 Bulan

Anita Fitriani • Senin, 13 April 2026 | 23:39 WIB
Jalan Gombel Semarang (Foto: KHAFIFAH ARINI PUTRI/JAWA POS RADAR SEMARANG
Jalan Gombel Semarang (Foto: KHAFIFAH ARINI PUTRI/JAWA POS RADAR SEMARANG

 

SEMARANG — Perbaikan jalan Gombel Lama di Semarang, yang semula diperkirakan berlangsung tujuh bulan, kini dipangkas menjadi sekitar tiga hingga empat bulan.

Keputusan ini diambil oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY dengan mempercepat metode pengerjaan dan penataan sumber daya, meskipun volume pekerjaan tetap besar dan berada di daerah rawan patahan tanah.

Sebelumnya, proyek rekonstruksi jalan Gombel Lama Semarang diperkirakan memakan waktu hingga tujuh bulan, terhitung sejak penutupan resmi pada pertengahan April 2026 sampai sekitar November 2026.

Namun terbaru, BBPJN Jawa Tengah–DIY menyatakan bahwa pihaknya menargetkan perbaikan tersebut rampung hanya dalam jangka waktu tiga hingga empat bulan, yang berarti sekitar Agustus–September 2026. 

Baca Juga: Ada Perbaikan, Akses ke Jalan Gombel Lama Semarang Ditutup, Warga Diminta Gunakan Jalan Gombel Baru

Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan intensitas pekerja, penambahan sumber daya, serta penyesuaian metode pelaksanaan di lapangan agar tetap menjamin kualitas jalan meski pengerjaan dipercepat. 

Rekonstruksi jalan Gombel Lama mencakup panjang sekitar 1,27 kilometer di kawasan turunan yang berada di zona patahan tanah dan rawan longsor.

Di sana, BBPJN menerapkan teknik khusus berupa bore pile dengan kedalaman sekitar 28 meter, ditambah mini pile di titik‑titik jalan yang ambles, untuk memperkuat struktur bawah sebelum pengaspalan ulang. 

Lapisan atas jalan direncanakan memakai aspal dua lapis dengan tebal total sekitar 10 cm, yakni AC‑BC ±6 cm dan AC‑WC sekitar 4 cm, khusus untuk titik longsor akan mendapat perbaikan struktural tambahan. Meski target waktu dipercepat, pihak Balai menegaskan bahwa standar teknis dan kualitas tetap sesuai spesifikasi jalan nasional. 

Baca Juga: Pemkot Semarang Rayakan Hari Jadi ke-479 dengan Kado Diskon PBB 10 Persen

Selama perbaikan, Jalan Gombel Lama ditutup total bagi kendaraan umum dan pribadi, dengan arus kendaraan dialihkan ke Jalan Setiabudi (Gombel Baru) yang difungsikan dua arah.

Truk dan kendaraan besar diarahkan melalui jalur tol Banyumanik–Jatingaleh atau Jangli, sesuai rekayasa lalu lintas yang disusun bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang dan kepolisian.

Dengan target rampung 3–4 bulan, Pemkot dan Balai berharap kerugian ekonomi dan kemacetan yang dialami warga bisa diminimalkan, terutama bagi pengguna jalan menuju kawasan selatan Semarang seperti Bawen dan Salatiga. 

Warga Semarang sebelumnya mengeluhkan kerusakan berulang di turunan Gombel karena tanah yang bergerak dan jalan yang mudah ambles.

Adanya perbaikan menyeluruh dan durasi pengerjaan yang dipangkas, masyarakat berharap jalan ini benar‑benar menjadi lebih stabil dan aman dalam jangka panjang. 

Pihak BBPJN mengonfirmasi bahwa perbaikan Gombel Lama ini merupakan bagian dari preservasi ruas Semarang–Bawen–Salatiga–Sruwen dengan total anggaran sekitar Rp181 miliar, sementara khusus Gombel Lama mendapat alokasi sekitar Rp17,5 miliar. (*)

Editor : Anita Fitriani
#Jalan Gombel Lama Semarang #perbaikan jalan gombel lama #berita semarang hari ini #bbpjn #Gombel Lama Semarang