Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kecelakaan Tragis di Semarang, Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Truk Boks dan Terseret 20 Meter di Underpass Jatingaleh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ali Mustofa • Kamis, 12 Februari 2026 | 15:04 WIB

Ilustrasi korban tewas
Ilustrasi korban tewas

RADAR KUDUS – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Teuku Umar, tepatnya di kawasan Underpass (Flyover) Jatingaleh, seberang Pasar Jatingaleh, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (12/2/2026) siang.

Insiden tersebut melibatkan sebuah truk boks dan seorang pejalan kaki yang akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi awal, peristiwa tragis itu bermula saat truk boks yang melaju di jalur tersebut menabrak median jalan sebelum akhirnya menghantam pejalan kaki yang berada di area median dan hendak menyeberang.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun Libatkan Dua Mobil dan Dua Truk di Tol Semarang–Solo KM 465, Lalu Lintas Sempat Macet

Hingga pukul 13.00 WIB, petugas Satlantas Polrestabes Semarang bersama Polsek Banyumanik masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi.

Sejumlah relawan turut membantu proses penanganan, mulai dari koordinasi dengan tenaga medis untuk mengevakuasi jenazah hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Dari pantauan di lapangan, terlihat median jalan di kawasan underpass mengalami kerusakan, pot tanaman hancur, serta terdapat bekas gesekan pada permukaan aspal.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas menuju kawasan Gombel atau Semarang atas mengalami kepadatan, baik di jalur underpass maupun jalur bawah.

Kemacetan bahkan sempat mengular hingga Jalan Sultan Agung di sekitar Akademi Kepolisian (Akpol) dan Jalan dr Wahidin kawasan Kaliwiru.

Identitas korban kemudian diketahui bernama Istiqomah (63), warga Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

Setelah dinyatakan meninggal dunia di lokasi, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju RSUP dr Kariadi Semarang.

Baca Juga: Puluhan Nominator Siap Terima Penghargaan Abdi Nagari Award Radar Kudus 2026

Pihak keluarga korban juga telah berada di lokasi dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta relawan gabungan.

Sementara itu, polisi telah mengamankan truk boks yang diduga menjadi penyebab kecelakaan guna kepentingan penyelidikan.

Penanganan kasus tersebut kini ditangani Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang yang masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa pengemudi dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kemacetan parah di sekitar Underpass Jatingaleh.

Namun setelah proses evakuasi korban dan pengamanan kendaraan selesai dilakukan, arus lalu lintas berangsur kembali normal.

Baca Juga: Pencarian Korban Sungai Karangmalang Berlanjut, Siswi SMA 12 Semarang Ditemukan Lebih Dulu

Sekitar pukul 13.46 WIB, kondisi lalu lintas di Jalan Teuku Umar dan kawasan underpass terpantau kembali lancar.

Sebelumnya, kecelakaan maut itu sempat menarik perhatian warga hingga berkerumun di sekitar lokasi kejadian.

Aparat kepolisian, relawan, dan tenaga medis terlihat bekerja sama menangani situasi di jalur underpass yang berada di seberang Pasar Jatingaleh tersebut.

Sebuah truk boks berwarna merah dengan nomor polisi H 9467 RA terlihat berhenti di tepi jalan tidak jauh dari lokasi korban ditemukan.

Di sekitar tempat kejadian juga tampak tanah berserakan, pot tanaman yang pecah, serta bekas goresan di permukaan jalan.

Relawan Bojong Kobra 5 Bankom Polrestabes Semarang sekaligus saksi mata, Mujiono Prastowo, menjelaskan bahwa truk boks melaju dari arah Kaliwiru menuju Gombel.

Kendaraan tersebut terlebih dahulu menghantam median jalan sebelum terus melaju dan menabrak pejalan kaki.

“Truk boks dari arah Kaliwiru menuju Gombel awalnya menabrak median jalan. Setelah itu kendaraan masih melaju dan menabrak pejalan kaki yang sedang berdiri di median untuk menyeberang. Korban terseret sekitar 20 meter dan meninggal dunia,” jelas Mujiono.

Baca Juga: Kesucian Sebelum Menghadap Allah SWT, Pentingnya Memahami Syariat Wudhu

Usai kejadian, relawan bersama aparat kepolisian segera melakukan penanganan awal dengan mengamankan pengemudi truk dan memastikan kondisi lalu lintas tetap terkendali.

Selain itu, petugas juga memanggil ambulans untuk evakuasi jenazah serta berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam pengaturan arus kendaraan.

“Kami berkoordinasi dengan Polsek Banyumanik dan Satlantas Polrestabes Semarang untuk mengamankan sopir terlebih dahulu.

Selanjutnya kami menghubungi ambulans dan Dishub untuk membantu pengaturan lalu lintas,” pungkasnya.

Editor : Ali Mustofa
#lalu lintas #kendaraan #semarang #truk boks #kecelakaan #kemacetan