Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Kembali Pengungsi Tanah Bergerak di Tegal, Dampingi Kunjungan Wapres Gibran

Zainal Abidin RK • Jumat, 6 Februari 2026 | 12:56 WIB
Photo
Photo

TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali mengunjungi warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jumat, 6 Februari 2026.

Pada kunjungan kali ini, ia mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang meninjau langsung lokasi terdampak.

Kehadiran Gubernur Ahmad Luthfi tersebut merupakan kunjungan kedua, setelah sebelumnya meninjau kondisi lapangan sekaligus memimpin rapat koordinasi darurat penanganan bencana pada Rabu, 4 Februari 2026.

Wapres Gibran tiba di posko pengungsian yang berada di rumah warga bernama Kamal sekitar pukul 09.35 WIB. Setibanya di lokasi, Wapres langsung berdialog singkat dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Kapolda Jawa Tengah, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Usai perbincangan, Wapres bersama Gubernur Luthfi melanjutkan peninjauan ke sejumlah rumah warga di titik-titik yang terdampak pergerakan tanah di Desa Padasari.

Rombongan menuju lokasi menggunakan kendaraan roda dua, mengingat akses jalan yang terbatas serta kondisi tanah yang masih labil.

Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kehadiran negara sejak tahap awal dalam penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal.

Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi darurat bersama pemerintah daerah dan instansi terkait di Posko Terpadu Kesehatan Desa Padasari, Rabu, 4 Februari 2026.

"Hadirnya negara adalah memberikan kepastian agar masyarakat yang menempati hunian tetap dapat hidup secara mandiri dan berkelanjutan. Inilah wujud kehadiran negara yang dinantikan masyarakat,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melaporkan bahwa pergerakan tanah masih berlangsung secara dinamis dan berdampak pada ratusan rumah warga.

Hingga sore hari, tercatat sekitar 250 rumah mengalami dampak dan sebanyak 804 jiwa harus mengungsi. (*)

Editor : Zainal Abidin RK