Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Truk Bermuatan PVC Tabrak Kendaraan Parkir di Mangkang, Satu Orang Meninggal, Begini Kronologinya

Ali Mustofa • Kamis, 15 Januari 2026 | 15:07 WIB
Tim SAR Basarnas melakukan evakuasi korban kecelakaan sopir truk di Randugarut Mangkang Semarang
Tim SAR Basarnas melakukan evakuasi korban kecelakaan sopir truk di Randugarut Mangkang Semarang

RADAR KUDUS – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Pantura Mangkang, Semarang.

Peristiwa nahas itu berlangsung pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 05.45 WIB di Jalan Urip Sumoharjo, Randugarut KM 13,5, Kecamatan Tugu.

Insiden tersebut melibatkan sebuah truk bermuatan pipa PVC bernomor polisi AE 8927 UN yang menabrak truk lain yang tengah terparkir di badan jalan.

Baca Juga: Tren Positif Emas Antam Berlanjut, Harga dan Buyback Sama-sama Naik, Cek Daftar Lengkap Pecahannya

Akibat benturan keras itu, pengemudi truk bernama Dede Ferdiansyah (21) meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban ditemukan dalam kondisi terjepit di dalam kabin truk yang ringsek parah.

Saat proses evakuasi selesai dilakukan, korban dipastikan sudah tidak bernyawa.

Sementara itu, rekan korban Ponco Waluyo (61) yang duduk di samping sopir berhasil diselamatkan dan hanya mengalami luka ringan.

Setelah mendapat penanganan medis awal, ia dinyatakan selamat.

Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI dan dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang untuk penanganan lanjutan serta keperluan medis dan administrasi.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Naik, Galeri24 Naik Rp16 Ribu dan UBS Rp25 Ribu

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat truk melaju dari arah barat menuju timur atau dari Kendal ke Semarang.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan korban menabrak bagian belakang truk lain yang sedang berhenti searah di tepi jalan.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budinono, menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan khusus karena korban terjepit di dalam kabin.

Tim SAR Basarnas berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 06.45 WIB.

“Begitu menerima laporan adanya korban terjepit yang membutuhkan penanganan khusus, kami langsung mengirimkan tim rescue ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah operasi SAR dinyatakan selesai, seluruh korban telah diserahkan kepada pihak terkait.

Baca Juga: Mengurai Akar Diabetes: Gangguan Saraf, Pencernaan, hingga Kelalaian Menjaga Ritme Hidup

Pantauan di lokasi menunjukkan bagian depan truk mengalami kerusakan berat, sementara kaca depan pecah akibat benturan.

Dugaan sementara, kecelakaan dipicu karena sopir mengalami kelelahan atau mengantuk saat berkendara.

Petugas pun mengimbau para pengemudi agar selalu menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri saat mengemudi.

Diketahui, sehari sebelumnya kecelakaan juga terjadi di ruas jalan yang sama, tepatnya Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Peristiwa tersebut merenggut nyawa Parman (61), sementara anaknya Ahmad Anzhory (28) mengalami luka-luka. Keduanya merupakan warga Ngaliyan.

Saat kejadian, korban tengah berboncengan sepeda motor dan bersenggolan dengan truk bernomor polisi T 9148 DC yang melaju searah dari barat ke timur.

Motor korban kemudian oleng, terjatuh ke kanan, dan kembali tertabrak truk lain bernopol N 8021 URO yang melaju di jalur sebelah kanan.

“Korban pengendara motor merupakan bapak dan anak. Sang bapak meninggal dunia di lokasi, sedangkan anaknya mengalami luka dan dirawat di rumah sakit,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang.

Saat ini, seluruh sopir truk yang terlibat telah diamankan untuk dimintai keterangan. Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polrestabes Semarang.

Editor : Ali Mustofa
#tim sar #meninggal #semarang #evakuasi #kecelakaan #truk