Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tragedi Longsor Cilacap: Satu Balita Ditemukan, Dua Korban Lagi Belum Teridentifikasi

Ali Mustofa • Sabtu, 22 November 2025 | 18:11 WIB

Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian korban longsor dengan bantuan eskavator, di Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah.
Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian korban longsor dengan bantuan eskavator, di Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah.
RADAR KUDUS – Upaya pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, memasuki hari ke-10.

Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan operasi dengan memusatkan pengerjaan pada dua titik utama, yakni Worksite A-1 dan B-1, menggunakan metode evakuasi manual dan bantuan alat berat.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Cilacap, Priyo Prayudha Utama, saat ditemui di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Sabtu, menjelaskan bahwa penambahan personel dilakukan khusus di Worksite A-1.

Baca Juga: Usai Istri Akuisisi PSIS, Fariz Julinar Maurisal Lepas Jabatan CEO Persela Lamongan, Apa Alasannya?

Langkah ini diperlukan karena proses evakuasi di titik tersebut membutuhkan alkon serta perlengkapan ekstrikasi manual.

“Untuk Worksite B-1, kami mengoperasikan alat berat di sejumlah titik yang sudah dipetakan agar pencarian bisa berlangsung lebih cepat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dua korban masih dalam pencarian dan masing-masing berada di Worksite A-1 dan B-1.

Terkait kemungkinan perpanjangan masa operasi, Priyo mengatakan keputusan baru akan ditetapkan setelah evaluasi pada Sabtu (22/11) sore.

“Kami menunggu perkembangan di lapangan. Jika ada tanda-tanda kuat terkait keberadaan korban, operasi akan dilanjutkan,” jelasnya.

Longsor besar yang terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB itu menimbun permukiman warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying.

Data awal mencatat ada 46 warga terdampak, terdiri dari 23 orang selamat, dua korban meninggal, dan 21 lainnya hilang.

Memasuki hari ke-10 pencarian, Sabtu (22/11) pukul 08.00 WIB, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 21 orang.

Baca Juga: Kaliwiro Wonosobo Siaga Tanah Bergerak: Jalan Ambles, Rumah Rusak, Warga Mulai Mengungsi

Dua warga yang masih dicari adalah Maysarah Salsabila (14) di Worksite A-1 dan Vani Hayati Lanjarsari (12) di Worksite B-1.

Sementara itu, pada hari kesembilan pencarian, satu korban balita ditemukan oleh petugas.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, menyampaikan bahwa korban tersebut bernama Fatin Ayu Rengganis (3).

“Korban ditemukan pada pukul 15.52 WIB dan langsung dievakuasi ke RSUD Majenang dalam kondisi tidak bernyawa,” kata Abdullah, Jumat (21/11/2025).

Balita itu ditemukan di area perbatasan Worksite B-1 dan B-2, sekitar 70 meter dari posisi rumahnya sebelum longsor menghancurkan kawasan tersebut.

Editor : Ali Mustofa
#balita #cilacap #evakuasi #longsor #alat berat