95 Persen Jalan Provinsi di Jateng Rampung Diperbaiki, Gubernur Ahmad Luthfi Panen Apresiasi War
Zainal Abidin RK• Sabtu, 4 Oktober 2025 | 23:52 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung pembangunan jalan di Kabupaten Pekalongan, Kamis pagi, 2 Oktober 2025.
Semarang— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi mencatat capaian signifikan dalam perbaikan infrastruktur jalan. Hingga triwulan keempat tahun 2025, 95 persen jalan provinsi di Jawa Tengah dinyatakan dalam kondisi mantap.
Program percepatan perbaikan jalan ini menjadi salah satu prioritas utama Pemprov Jateng sejak awal kepemimpinan Ahmad Luthfi. Melalui pendekatan cepat, tepat, dan transparan, sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kabupaten berhasil diperbaiki dengan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.
“Kami berkomitmen menghadirkan jalan yang mulus, aman, dan nyaman untuk masyarakat. Infrastruktur adalah urat nadi ekonomi daerah,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi saat meninjau salah satu proyek di Kabupaten Pekalongan, Jumat (3/10/2025).
Beberapa proyek besar yang telah selesai dikerjakan antara lain:
Jalan Wiradesa – Kajen (Kabupaten Pekalongan) sepanjang 5,47 kilometer dengan anggaran Rp33,3 miliar, memperkuat konektivitas dari Pantura ke pusat kabupaten serta jalur menuju Exit Tol Bojong.
Jalan Todanan – Ngawen (Kabupaten Blora) sepanjang 2 kilometer lebih, senilai Rp15,3 miliar, yang menghubungkan Blora dengan Kabupaten Pati.
Jalan Wuryantoro – Eromoko (Kabupaten Wonogiri) dengan panjang 4,7 kilometer, kini mulus dan bebas lubang setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga.
Jalan Bumiayu – Salem (Kabupaten Brebes) diperbaiki sepanjang 1 kilometer dengan anggaran Rp1,95 miliar, mempermudah akses antarwilayah selatan Brebes.
Jalan Parakan – Patean (Kabupaten Temanggung) yang sebelumnya rusak berat, kini diperbaiki dengan alokasi Rp17,2 miliar setelah ditinjau langsung oleh Gubernur.
Warga di berbagai daerah pun menyampaikan apresiasi atas kerja cepat tersebut. Salah satu warga Wonogiri, Sumarno (48), menyebut kini perjalanan ke kota menjadi jauh lebih lancar. “Dulu jalannya berlubang dan rawan kecelakaan. Sekarang sudah halus, kami sangat terbantu,” ujarnya.
Menurut data Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Jateng, total panjang jalan provinsi yang telah diperbaiki sepanjang tahun 2025 mencapai lebih dari 170 kilometer, tersebar di 29 kabupaten/kota.
Selain mendukung mobilitas warga, peningkatan infrastruktur ini juga diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
“Target kami jelas — tidak ada lagi jalan provinsi yang rusak berat pada akhir 2025, dan masyarakat bisa merasakan manfaat nyata dari pembangunan,” tegas Ahmad Luthfi.95 Persen Jalan Provinsi di Jateng Rampung Diperbaiki, Gubernur Ahmad Luthfi Panen Apresiasi Warga.