RADAR KUDUS – Upaya pelarian pelaku pembunuhan anggota Kodim 0707/Wonosobo, Serda Rohman Setyawan, akhirnya terhenti.
Tim gabungan dari Intel Kodam IV/Diponegoro, Korem 072/Pamungkas, serta Kodim 0707/Wonosobo berhasil membekuk dua orang yang diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut.
Kedua tersangka yakni Iwan (35) dan kekasihnya, Putri. Keduanya diamankan pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 10.56 WIB di sebuah rumah kosong di Dusun Sumpit, Desa Kepil, Kecamatan Kepil.
Baca Juga: Cremonese Petik Poin di Markas Verona Berkat Ketangguhan Emil Audero
enangkapan itu dipimpin langsung oleh Waas Inteldam IV/Dip bersama Dandeninteldam IV/Dip, didukung anggota Deninteldam IV/Dip, Tim Intel Korem 072/Pmk, dan Unit Intel Kodim 0707/Wonosobo.
Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menjelaskan, sekitar pukul 10.00 tim menerima informasi adanya pasangan pria dan wanita mencurigakan yang bersembunyi di sebuah rumah tak berpenghuni dekat Pasar Kepil.
“Begitu informasi diterima, anggota segera melakukan pemantauan. Hasilnya cocok dengan ciri-ciri pelaku pembunuhan,” ungkapnya.
Pukul 10.30, tim gabungan langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap Iwan serta Putri tanpa perlawanan berarti.
Dari lokasi, aparat juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
“Kami pastikan kasus ini akan diproses hingga tuntas. Selanjutnya, seluruh proses hukum kami serahkan ke pihak kepolisian,” tegas Letkol Yoyok.
Baca Juga: KTT Liga Arab–OKI di Qatar Hasilkan Deklarasi Tolak Agresi Israel dan Pemindahan Paksa
Peristiwa tragis yang menewaskan Serda Rohman di Kafe Shaka, Sapuran, pada Minggu (14/9/2025) dini hari itu sempat memicu kemarahan warga.
Sehari setelah kejadian, massa melakukan perusakan fasilitas kafe dan membakar ban sebagai bentuk protes.
Sementara itu, Kasubsi Penjas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang Wibowo Dwi Putro, juga membenarkan penangkapan pelaku.
“Benar, pelaku pembacokan sudah diamankan di wilayah Kepil sekitar pukul 11.00 WIB. Keterangan lebih lanjut menyusul,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Video penangkapan berdurasi 51 detik pun sempat beredar luas di media sosial.
Baca Juga: Niat Baik Belum Tentu Berakhir Manis, 7 Kebaikan Ini Justru Bisa Jadi Bumerang dalam Hidup
Dalam rekaman itu, terlihat pelaku ditangkap di sebuah rumah di tengah kebun di Dusun Sedih, Kelurahan Kepil.
Sempat terjadi letusan senjata api sebelum pelaku akhirnya menyerah.
Diketahui, korban yang merupakan anggota Koramil 05/Kejajar itu meninggal setelah mencoba melerai keributan di Café Shaka.
Berdasarkan kesaksian warga berinisial V, korban sempat meminta pengunjung menghentikan pertikaian.
Namun, pelaku kembali dengan sebilah golok dan langsung menyerang korban hingga mengenai bagian leher. Nyawa Serda Rohman tidak tertolong meski sempat dibawa ke RS PKU Wonosobo.
Usai melakukan aksinya, Iwan melarikan diri dengan mobil Avanza Veloz putih sebelum akhirnya dikejar dan ditangkap.
Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Wonosobo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan dan menegakkan keadilan bagi korban.
Editor : Ali Mustofa