Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hipmi Jateng Siap Dorong Ekonomi Tumbuh 7%, Ini Strateginya!

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 19 Juni 2025 | 22:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah Amhad Luthfi saat pelantikan pengurus HIPMI baru
Gubernur Jawa Tengah Amhad Luthfi saat pelantikan pengurus HIPMI baru

RADAR KUDUS - Badan Pimpinan Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah memberikan dukungan penuh terhadap target Gubernur Ahmad Luthfi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di daerah sebesar 7 persen pada akhir tahun 2030.

Ketua Umum BPD Hipmi Jawa Tengah, Teddy Agung Tirtayadi, menyatakan bahwa Hipmi siap berkolaborasi dan berkontribusi memajukan perekonomian di Jawa Tengah melalui berbagai program.

"Hipmi harus siap berkolaborasi dan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi di Jawa Tengah," katanya usai pelantikan pengurus baru periode 2025-2028 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (18/6).

Teddy menambahkan, Hipmi ingin terlibat dalam program pemerintah yang ada, termasuk di Jawa Tengah.

Ia menyebut program Makanan Bergizi Gratis, pertanian, dan inisiatif lainnya sebagai fokus utama.

"Kami akan coba mengajak para pengusaha Jawa Tengah untuk membantu mengembangkan dapur-dapur di daerah ini," katanya.

Teddy melanjutkan, Hipmi ingin berpartisipasi dalam berbagai inisiatif pemerintah saat ini, khususnya di Jawa Tengah.

Ia menyatakan bahwa fokus utamanya adalah pada pertanian, program Makanan Bergizi Gratis, dan berbagai program lainnya.

"Kami akan berupaya mengajak para pengusaha Jawa Tengah untuk membantu mengembangkan dapur-dapur di daerah ini," ungkapnya.

Karena banyaknya anggotanya yang bergerak di bidang pariwisata, Hipmi Jawa Tengah bermaksud untuk menyelenggarakan berbagai acara dalam waktu dekat, mulai dari pariwisata hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Hipmi menawarkan berbagai inisiatif sosial dan bisnis, seperti pelatihan bagi para pengusaha. Tujuan kami adalah untuk menciptakan pelatihan bagi para inkubator pengusaha Jawa Tengah," lanjutnya.

Zulkifli, Sekretaris Jenderal BPD Hipmi Jawa Tengah, menambahkan bahwa konsolidasi organisasi merupakan langkah awal yang diambil pasca pelantikan.

Setelah itu, Gubernur Jawa Tengah dan Ketua BPD Hipmi Jawa Tengah berharap dapat berkonsentrasi untuk menumbuhkan ekonomi Jawa Tengah hingga 7% pada akhir tahun 2030.

Pembinaan wirausahawan baru dan peningkatan kerja sama dengan pemerintah merupakan dua cara untuk mencapainya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya pendalaman dan pengembangan UMKM di daerah yang jumlahnya hampir 4,2 juta.

Mantan Kapolda Jawa Tengah itu mengatakan, "Saya kira anak muda seperti Hipmi bisa melakukan itu."

Luthfi menyatakan, Pokja MBG (Makan Bergizi Gratis) Jateng masih terus berupaya memenuhi kebutuhan Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan target sedikitnya 3.100 dapur umum yang bisa digarap Hipmi Jateng terkait program Makanan Bergizi Gratis.

"Hipmi juga harus ikut membangun program pemerintah yang sudah dicanangkan, mulai dari koperasi merah putih hingga program MBG yang diharapkan bisa menumbuhkan ekonomi baru bagi wirausahawan muda," ujarnya. (Nilna Hibran)

Editor : Ali Mustofa
#HIPMI Temui Komisi VI DPR #MUSDA Ke XVI HIPMI Kalbar #Hipmi Papua #Ahmad Luthfi #Pelantikan HIPMI Pontianak 2025 #Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi #HIPMI Kota Jogja #HIPMI #BPD HIPMI Kalbar #HIPMI Jatim #HIPMI Unpak Bogor #Gubernur Ahmad Luthfi