Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Banjir Setengah Meter Genangi Jalan Pantura Kaligawe Semarang, Pengendara Diminta Lewati Jalur Alternatif Ini

Ali Mustofa • Senin, 3 Februari 2025 | 18:09 WIB
Polsek Genuk memasang papan imbauan di pertigaan Traffic Light Genuk, Semarang.
Polsek Genuk memasang papan imbauan di pertigaan Traffic Light Genuk, Semarang.

 

 

 

SEMARANG – Banjir dengan kedalaman 50 sentimeter di Jalan Pantura Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Senin (3/2) pagi.

Akibatnya arus lalu lintas kendaraan kecil termasuk sepeda motor dari arah Demak yang hendak masuk ke Kota Semarang dialihkan melewati Jalan Woltermonginsidi. Termasuk berlaku sebaliknya.

Langkah ini dilakukan oleh kepolisian Polsek Genuk lantaran Jalan Kaligawe Raya, utamanya di depan RSI Sultan Agung Semarang hingga samping Jembatan Tol Kaligawe.

Pengalihan tersebut, juga telah dipasangi tulisan peringatan di pertigaan Traffic Light Genuk.

"Banjir Depan RSI Sultan Agung Semarang Sampai Jembatan Tol. Mobil Kecil Ke Kota Semarang Lewat Jalan Alternatif Woltermonginsidi. 

Kapolsek Genuk Kompol Rismanto membenarkan banjir di jalan nasional penghubung Semarang Demak dengan kedalaman 50 sentimeter.

Terpantau naiknya debit air sejak Minggu (2/2/2025) malam.

"Kami menghimbau ke pengendara roda dua, dan mobil kecil agar melintas Jalan Woltermonginsidi karena genangan air Jalan Pantura Kaligawe cukup tinggi," kata Rismanto, Senin (3/2/2025). 

Salah satu anggota Satlantas Polsek Genuk yang berada di lokasi banjir Jalan Kaligawe Raya mengatakan, tepatnya depan pintu masuk RSI Sultan Agung tergenang air dengan ketinggian air masih tinggi mencapai 40 sampai 50 sentimeter. 

Sementara, sisi Jalan dari arah timur ke barat, genangan air berkurang tapi masih cukup tinggi, sekitaran 30 sampai 40 sentimeter.

Dampaknya, arus lalu lintas dari dua arah tersebut mengalami ketersendatan. Bahkan kendaraan kecil yang nekat melintas banyak yang mogok. 

"Banyak kendaraan sepeda motor yang mengalami mogok karena kedalaman air. Ada juga KBM (besar) yang mogok dua dan KBM kecil yang mengalami hambatan karena mogok," kata petugas kepolisian. 

"Pantauan arus, sementara dari arah Demak masuk ke Kota Semarang, kita rekayasa, kita alihkan ke Jalan Woltermonginsidi. Polsek Genuk sudah memasang papan himbauan. Untuk arus dari Semarang menuju Demak, mengalami hambatan sampai ujung tol," imbuhnya. (mha/bas)

 

Editor : Ali Mustofa
#lalu lintas #kendaraan #semarang #banjir #jalur alternatif #jalan pantura #kepolisian