PEKALONGAN – Peristiwa tak menyenangkan dialami seorang marbot Musala di Kabupaten Pekalongan.
Korban bernama Hartoyo. Ia disiram air keras oleh orang tak dikenal saat hendak menuju mushola pada Selasa (5/11) dini hari.
Pria berusia 56 tahun itu adalah marbot Musala Baiturrahman di Desa Samborejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.
Akibat serangan brutal itu, korban mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuhnya.
“Baru saja keluar rumah untuk menuju musala, tiba-tiba ada orang menyiramkan cairan yang terasa seperti membakar di tubuh saya," ujar Hartoyo, Rabu (6/11).
Lelaki yang sehari-harinya sebagai buruh jahit tersebut menceritakan detik-detik penyiraman.
Dirinya awalnya ingin melawannya. Tetapi pelaku yang menutupi wajah dengan tudung jaket dan masker, justru mengancamnya dengan batu.
Dengan segera Hartoyo berlari dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
“kejadiannya sangat pagi, sekitar pukul 03.30 WIB,” ujarnya.
Saat itu teriakannya tak terdengar tetangga yang masih terlelap.
Bagian tubuh Hartoyo yang terkena siraman air keras meliputi lengan kanan yang hampir seluruhnya melepuh, perut, paha belakang.
Serta beberapa percikan yang mengenai kedua kaki bagian bawah.
"Alhamdulillah, air keras itu tidak mengenai wajah dan alat vital saya karena serangan datang dari arah belakang," katanya bersyukur. (han/ida)
Editor : Ali Mustofa