Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Isi Surat Wasiat Mahasiswa Unnes yang Tewas Gantung Diri di Kos Gunungpati Semarang

Abdul Rokhim • Jumat, 4 Oktober 2024 | 17:28 WIB
Isi surat korban. Sumber foto: Twitter/X
Isi surat korban. Sumber foto: Twitter/X

SEMARANG - Seorang mahasiswa Teknik Informatika Universitas Negeri Semarang (Unnes) Very Ivandi Sinaga (20) ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya pada Kamis (3/10).

Ia ditemukan teman kosnya sekitar pukul 17.45 WIB dalam posisi menggantung di kamar kosnya.

Diketahui, kasus bunuh diri ini langsung membuat heboh warga sekitar kos yakni Gang Pisang RT 02/RW 03, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang.

Jagad publik di media sosial juga ikut gempar. Kasus ini menambah kasus dan catatan kelam kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa.

Berikut isi pesan korban gantung diri mahasiswa Unnes, sumber terjemahan (Twitter/X: @bersuwara):

Buat kedua orang tuaku yang ku cinta (aneh sih kalau aku bilang cinta tapi malah bikin musibah dan langsung lari bunuh diri).

Terima kasih sudah membesarkan aku selama 20 tahun ini, terima kasih atas cinta kalian yang sangat sangat banyak, maaf karna membalas kasih sayang kalian dengan ini.

Untuk orang orang lain yang mengasihiku, ya seperti kak any dan orang orang lainnya kalau ada. Terima kasih untuk segalanya ya, kalian terbaik.

Kudoakan yang terbaik untuk kalian semua. Tak perlu ada tangisan karna aku produk gagal yang tak layak ditangisi. Cukup beri emosi jijik dan marah, atau senang akhirnya sumber masalah hilang? wkwk

Tolong benci aku seumur hidup kalian maaf bikin kalian malu.

Sementara itu, dari informasi yang beredar, korban merupakan warga Kelurahan Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Belum diketahui pasti alasan korban bunuh diri, namun di media sosial ia diduga ia terlilit judi online (judol). 

Kronologi penemuan korban bermula saat kakak korban yang tinggal di Jogja sekitar pukul 09.00 WIB mengirim pesan WhatsApp (WA) kepada Maryanah, 39, pemilik kos.

Ketika itu, kakak korban menanyakan kondisi adiknya, Very Ivandi karena pesan WhatsApp-nya tidak dibalas.

Saat coba diketuk oleh pemilik kos, kondisi pintu kamar korban terkunci dari dalam, dengan lampu kamar padam. Pemilik kos belum curiga apa-apa.

Lalu pada sorenya, sekitar pukul 17.45 WIB, pemilik kembali mengetuk pintu kamar korban dan ketika itu pemilik kos melihat ada tali yang terikat di kusen pintu dan melihat kaki manusia menggantung.

Pemilik kos yang panik langsung memanggil teman kos korban untuk memeriksa kamar korban.

Lewat jendela kamar, teman kos melihat korban sudah dalam kondisi menggantung.

Kejadian itu pun langsung dilaporkan kepada ketua RT, ketua RW, serta Bhabinkamtibmas kelurahan setempat.

Setelah itu petugas Polsek Gunungpati dan Inafis Polrestabes Semarang tiba di lokasi kejadian, termasuk tim medis dari Puskesmas Gunungpati.

Hasil dari pemeriksaan tim medis, dapat dipastikan korban meninggal murni gantung diri.

Saat ditemukan pihak medis, mayat korban sudah kaku dan diperkirakan meninggal sejak pukul 12.00 WIB.

Selain itu, ditemukan kartu tanda mahasiswa (KTM) Unnes dan buku yang berisi curhatan dari korban.

Tak hanya aitu, korban dikenal tertutup dalam pergaulannya.

Editor : Abdul Rokhim
#semarang #Kronologi mahasiswa unnes #Mahasiswa Unnes Bundir #gantung diri #Unnes #Mahasiswa Unnes bunuh diri #Surat wasiat mahasiswa unnes