RADAR KUDUS – Baru-baru ini netizen dibuat kagum dengan sosok Musholizaky, warga Boyolali yang lulus sarjana dari ITB dengan IPK yang nyaris sempurna (3,99).
Musholizaky lulus dari jurusan yang dikenal sulit, yakni Metalurgi.
Dilansir dari laman resmi ITB, mahasiswa dalam jurusan ini memelajari prinsip dan aplikasi keilmuan fisika, matematika dan kimia serta teknik .
Alumninya dikenal banyak yang bekerja di industri pertambangan.
Baca Juga: BERITA TERBARU! Bus Pariwista Terperosok di Turunan Jalan Gombel Lama Semarang, Begini Kronologinya
Baca Juga: POTRET Megah Pasar Jongke Solo yang Diresmikan Presiden Jokowi, Dulu Disebut Pasar Wage
“Zaki…anak pedagang dari Boyolali..lulus sarjana ITB IPK 3,99. Menyala metalurgi,” tulis akun @AbanggSayur yang kemudian mendapat reaksi seperti lebih dari 13 ribu akun.
Postingan nasional tersebut lalu mendapat banyak reaksi positif dari netizen, bangga karena salah satu warga Boyolali turut meraih prestasi ditingkat dan puas.
Diketahui, Musholizaky adalah anak dari pedagang plastik di Pasar Boyolali.
Baca Juga: Sejarah Panjang Salatiga, Kota Penting bagi Persebaran Agama Kristen di Jawa Tengah, Ini Faktanya
Ia merupakan alumni SMA N 1 Boyolali dan menjadi pemenang dalam ajang kompetisi yang diadakan Ruangguru. Ia juga merupakan siswa akselerasi saat SMA.
Berdasarkan laman LinkedInnya, Zaky memiliki nama lengkap Musholizaky Aflahal Mu'min.
Banyak netizen yang bangga ikut dengan pencapaian tersebut.
Baca Juga: Kapolres Kudus Berganti, AKBP Ronni Bonic Gantikan AKBP Dydit Dwi Susanto
Baca Juga: Viral! Ngaku Ketua Ormas Pemuda Pancasila dan Pengacara, Wisnu Ternyata Tak Memiliki KTA
“Alhamdulillah Boyolali gitu loh. Semangat Zaki, optimis bisa jadi insan kamil melu ndandani negara, aamiin,” tulis akun @Daimatu****
“Sebagai mantan anak boyolali saya bangga, tapi boyolalinya mana ya?” tulis akun @poedjo******
“Anak ini memang terlahir pintar, banyak juga anak dari keluarga seperti ini bukan mereka malas, tapi kemampuan otak setiap anak beda-beda,” tulis akun @juliet*******
Editor : Noor Syafaatul Udhma