RADAR KUDUS - Presiden Jokowi dikabarkan akan meresmikan Pasar Jongke Solo pada Sabtu (26/7).
Orang asli Solo itu akan meresmikan dan ikut syukuran bersama warga atas bangunan yang baru direvitalisasi itu.
Melansir dari laman Radar Solo, para pedagang Pasar Jongke mulai melakukan slup-slupan dan boyongan pada Jumat ini (26/7).
Baca Juga: Sejarah Panjang Salatiga, Kota Penting bagi Persebaran Agama Kristen di Jawa Tengah, Ini Faktanya
Boyongan ini Boyongan pedagang telah menjadi tradisi rutin yang kerap dilakukan, sebagai penanda masuknya pedagang ke pasar yang baru.
Boyongan juga melambangkan syukur dan doa. Agar pasar baru membawa berkah bagi pedagang setempat.
Melansir dari laman Pemerintah Kota Solo, Pasar Jongke sudah ada sejak 1992.
Pasar ini dulunya adalah pasar sepeda, namun juga pasar tradisional pada umumnya.
Bahan makanan pokok, sayur, ikan, daging dan buah juga dijual disini.
Total ada 780 los dan 106 kios, dengan sekitar 135 pedagang plataran.
Menurut sejarawan setempat, Radjiman, Pasar Jongke kerap disebut sebagai Pasar Wage, menyesuaikan kapan pasar itu hidup atau ramai.
Baca Juga: Berikut Daftar Lengkap 15 Kapolres Baru di Jajaran Polda Jateng
Editor : Noor Syafaatul Udhma