BATANG – Bus Rosalia Indah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol KM 370 A Batang-Semarang, Kamis (11/4) pagi.
Insiden ini mengakibatkan tujuh penumpang meninggal dunia, tiga belas orang alami luka dan 12 dinyatakan selamat.
Menurut Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan, bus berpenumpang 34 orang itu mengalami kecelakaan sekitar pukul 06.35 WIB.
Baca Juga: Inilah Empat Kunci Sukses Manusia dalam Menjalani Hidup Menurut Surat Al Ashr
Menurutnya, peristiwa laka lantas ini terjadi diduga karena pengemudi bus PO Rosalia Indah bernopol AD 7019 OA mengalami microsleep alias mengantuk saat mengemudi.
Lebih lanjut Aan Suhanan mengatakan, hal ini berdasar keterangan sopir alias pengemudi bus.
Aan mengatakan, sebelum peristiwa laka lantas, diduga pengemudi sudah mengalami kelelahan.
"Fakta di lapangan (TKP) belum ditemukan jejak rem peristiwa ini. Kemudian keterangan saksi (pengemudi) memang dari awal sudah lelah. Kemudian, kemungkinan terjadi microsleep di TKP sehingga terjadi kecelakaan tunggal," ujarnya di Rumah Sakit Islam (RSI) Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (11/4).
Kakorlantas menjelaskan, saat ini masih dilakukan olah TKP di lokasi kejadian laka tunggal.
Baca Juga: Jarang Orang Tahu! Inilah Empat Langkah Mengenal Diri Sendiri yang Perlu Diamalkan
Olah TKP kecelakaan dilakukan oleh pihak Polda Jateng dan Polres Batang.
"Hari ini juga apabila identifikasi sudah selesai, ini bisa diserahkan kepada keluarga. Dari keterangan pengemudi, bus ini sempat berganti tapi pengemudi tidak. Bus ini dari Bekasi dengan tujuan ke Jawa Timur," jelas Kakorlantas.
Sebelumnya, kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Satake Bayu membenarkan adanya kejadian tersebut.
Menurutnya, Bus Bosalia Indah yang mengakut 34 penumpang dan dua kru itu mengalami kecelakaan pada H+1 lebaran.
"Jumlah 34, 32 penumpang, 1 sopir, 1 kondektur," ucapnya.
Baca Juga: Sering Dijadikan Lodeh, Tak Disangka Ternyata Labu Siam Punya 12 Manfaat untuk Kesehatan
Bus PO Rosalia Indah itu terlibat kecelakaan tunggal karena masuk ke parit sepanjang 200 meter.
Kombes Satake melanjutkan, bus tersebut awalnya melaju dari arah barat menuju timur di lajur kiri.
“Sesampainya di KM 370+200, tiba-tiba bus keluar jalan dan mauk ke parit sepanjang 200 meter,” ujarnya.
Sementara itu, para korban laka ini dilarikan ke RSI Weleri, Kabupaten Kendal, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Editor : Ali Mustofa