Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tewas Tak Wajar, Jenazah Dosen UIN Surakarta Wahyu Dian Silviani Diserahkan ke Keluarga

Abdul Rokhim • Jumat, 25 Agustus 2023 | 23:00 WIB

Jenazah Wahyu Dian Silviani (34) dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, resmi diserahkan kepada keluarganya oleh pihak kampus, hari ini, Jumat (25/8).
Jenazah Wahyu Dian Silviani (34) dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, resmi diserahkan kepada keluarganya oleh pihak kampus, hari ini, Jumat (25/8).



SOLO
- Jenazah Wahyu Dian Silviani, 34, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, resmi diserahkan kepada keluarganya oleh pihak kampus, hari ini, Jumat (25/8).

Penyerahterimaan jenazah Wahyu berlangsung di depan Gedung Rektorat Kampus, dengan dilanjutkan salat jenazah yang dipimpin oleh Ketua MUI Sukoharjo, Abdullah Faisal.

Seluruh civitas akademika dan mahasiswa UIN Surakarta turut mengantar proses peristirahatan terakhir sang dosen.

Baca Juga: Gempar! Dosen UIN RM Said Surakarta Ditemukan Meninggal, Polisi: Ada Tanda-tanda Kekerasan

Baca Juga: Dosen UIN RM Said Surakarta Ditemukan Meninggal Tertutup Kasur dan Bersimbah Darah, Begini Kronologinya

"Kami memang dari pihak kampus, akan mengiringi jenazah hingga sampai tujuan,” kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Surakarta, Rahmawan Arifin dalam sambutannya, dilansir dari Radar Solo (Jawa Pos Group).

Kepada keluarga Wahyu yang datang menjemput dari Mataram, Rahmawan mengatakan bahwa pihaknya sangat berduka dengan kepergian Wahyu.

Menurutnya, Wahyu selama ini sudah banyak berkontribusi pada proses belajar mengajar kampus dan mahasiswa.

Baca Juga: Viral! Santri Ma'had Al Jami'ah UIN Walisongo Mengeluh Lantaran Diberi Makanan Basi, Kok Bisa?

Baca Juga: Rektorat UIN Surakarta Sikapi Kasus Pinjol di PBAK, DEMA dan SEMA Terancam Sanksi Ringan hingga DO

“Kami saksi almarhumah orang yang totalitas yang mengabdi di lembaga ini. Atas nama kelurga besar UIN Raden Mas Said serahkan ke pada keluarga,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya, Wahyu ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tak wajar di sebuah rumah di kompleks Perumahan Graha Sejahtera, Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, pada Kamis (24/8).

Wahyu ditemukan dalam posisi tertutup kasur lantai, dengan bercak darah di sekitarnya. Juga, di tubuhnya terdapat bekas atau tanda penganiayaan. Kepolisian pun tengah menyelidiki kasus ini, motif dan penyebab kematiannya. 


Editor : Abdul Rokhim
#UIN Surakarta #dosen #dosen tewas #solo #UIN Raden Mas Said