SUKOHARJO - Seorang Wanita ditemukan meninggal dunia di dalam rumah yang ia tumpangi di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo Kamis (24/8).
Wanita tersebut diketahui merupakan dosen UIN Raden Mas Said Surakarta berinisial WDS (34).
Dilansir dari Detik, WDS ditemukan meninggal dunia di dalam rumah yang ia tumpangi di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo.
Baca Juga: Rektorat UIN Surakarta Sikapi Kasus Pinjol di PBAK, DEMA dan SEMA Terancam Sanksi Ringan hingga DO
Baca Juga: Rektorat UIN Surakarta Sikapi Kasus Pinjol di PBAK, DEMA dan SEMA Terancam Sanksi Ringan hingga DO
Polisi dan tim Inafis melakukan olah TKP di lokasi penemuan jenazah.
Diketahui WDS merupakan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Febi) UIN Raden Mas Said Surakarta.
"Saya terakhir kontakan hari Minggu kemarin, cuma komentari story IG. Kalau terakhir ketemu pas upacara 17-an itu. Jam 10.00 WIB kemarin masih kontakan sama teman saya. Dia nggak pernah mengeluh, nggak pernah ada masalah," kata F, teman korban kepada awak media, Kamis (24/8).
Dia menyebut WDS berasal dari luar Jawa.
Ia juga menyebut rumah WDS tengah direnovasi sehingga harus menumpang.
F menuturkan, selama rumahnya direnovasi, korban sempat tinggal di rumahnya.
Baca Juga: Data Maba Diduga Digunakan Untuk Pinjol, Begini Kata Presiden Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta
Baca Juga: Soal Sponsor Pinjol di PBAK Maba UIN Surakarta: Mahasiswa Dipaksa Isi Link hingga Foto dengan KTP
Namun 3 minggu terakhir, korban pindah menumpang rumah temannya yang lain.
"Biasanya dia di rumah saya, tapi karena adiknya dari surabaya ke sini, dia pindah ke rumah temannya ini. Setelah adiknya balik, dia masih di rumah temannya," ucapnya.
F dan temannya curiga, karena korban tak terlihat.
Akhirnya ia mendatangi rumah yang ditumpangi korban siang tadi sekira pukul 13.00 WIB.
Karena rumahnya terkunci, F meminta warga sekitar untuk membuka rumah tersebut.
Baca Juga: Sidang Istri Potong Alat Vital Suami di PN Surakarta Dipercepat, Ini Alasannya
Baca Juga: Viral! Santri Ma'had Al Jami'ah UIN Walisongo Mengeluh Lantaran Diberi Makanan Basi, Kok Bisa?
Saat pintu terbuka, korban sudah ditemukan tergeletak tak bernyawa.
"Pas dibuka ada bercak darah. Jenazahnya tertutup kasur lantai. Posisi rumah terkunci," ujarnya.
Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit membenarkan jika korban seorang dosen di UIN Raden Mas Said Surakarta.
Saat ini polisi masih melakukan proses penyelidikan.
"Jenazah kita bawa ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk proses autopsi," pungkasnya.
Editor : Dzikrina Abdillah