Ledakan Terowongan di India Tewaskan 25 Pekerja, Dugaan Semburan Gas Metana Jadi Pemicu

Ali Mustofa • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 14:54 WIB
Ilustrasi ledakan terowongan bawah tanah. (Saeed Jaras/Anadolu via Al-Jazeera).
Ilustrasi ledakan terowongan bawah tanah. (Saeed Jaras/Anadolu via Al-Jazeera).

RADAR KUDUS – Sebanyak 25 orang dilaporkan meninggal dunia setelah insiden ledakan terjadi di sebuah terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air di wilayah timur laut India.

Para korban sempat terjebak di dalam terowongan yang masih dalam tahap pembangunan di Distrik Namchi, Negara Bagian Sikkim.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis (23/7/2026).

Namun, para pekerja diketahui telah berada dalam kondisi terjebak sejak Senin (20/7/2026) setelah insiden di lokasi proyek tersebut.

Perusahaan listrik milik pemerintah India, National Hydroelectric Power Corporation (NHPC), menyebut ledakan diduga terjadi akibat semburan tiba-tiba dari gas metana yang berada di dalam lapisan bebatuan terowongan.

Ledakan itu kemudian memicu munculnya asap tebal dan gas berbahaya yang membuat para pekerja sulit keluar dari lokasi kejadian.

Dari total korban yang meninggal, sebanyak 19 orang diketahui merupakan pekerja dari Patel Engineering Limited.

Operasi Evakuasi Berakhir Setelah Empat Hari

Tim penyelamat yang melibatkan berbagai lembaga terkait melakukan pencarian dan evakuasi selama empat hari.

Operasi tersebut akhirnya dihentikan pada Kamis setelah seluruh korban berhasil ditemukan.

“Secara tragis, seluruh 25 orang tersebut meninggal dunia, dan jenazah mereka berhasil dievakuasi selama operasi berlangsung,” demikian pernyataan resmi pihak berwenang.

Berdasarkan pemeriksaan awal, ledakan kuat tersebut diduga berkaitan dengan kebocoran gas yang mudah terbakar di dalam area konstruksi.

Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari tim ahli.

Pihak berwenang memastikan investigasi mendalam akan dilakukan untuk mengungkap faktor utama yang menyebabkan kecelakaan fatal tersebut, termasuk memastikan aspek keselamatan dalam proyek pembangunan terowongan.

Editor : Ali Mustofa
Sumber : Anadolu, Jawapos
ledakan terowongan pembangunan terowongan india meninggal dunia