Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Situasi Mencekam di Washington DC, Puluhan Tembakan Terdengar Dekat Gedung Putih

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 24 Mei 2026 | 07:22 WIB
Ilustrasi tembakan (Foto : Byron Sullivan/Pexels)
Ilustrasi tembakan (Foto : Byron Sullivan/Pexels)

RADAR KUDUS - Suasana di sekitar Gedung Putih Amerika Serikat mendadak mencekam setelah suara tembakan terdengar di area dekat kompleks pemerintahan tersebut pada Sabtu malam waktu setempat, 23 Mei 2026. 

Insiden itu langsung memicu respons cepat aparat keamanan federal, termasuk Secret Service dan FBI.

Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, rentetan suara tembakan terdengar sekitar pukul 18.00 waktu Washington DC.

Lokasi suara diduga berasal dari area dekat halaman utara Gedung Putih, tepatnya di sekitar Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower yang berada di dalam kompleks pemerintahan Presiden Amerika Serikat.

Para jurnalis yang sedang bertugas di sekitar lokasi mengaku mendengar puluhan letusan dalam waktu singkat.

Situasi sempat membuat aparat keamanan meningkatkan pengamanan di sekitar Pennsylvania Avenue dan Jalan 17 NW yang berada tidak jauh dari pusat pemerintahan AS tersebut.

Juru bicara Secret Service, Anthony Guglielmi, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan terkait suara tembakan di area dekat Gedung Putih.

Ia menyebut petugas langsung diterjunkan untuk memastikan sumber suara sekaligus mengamankan lokasi.

“Secret Service mengetahui adanya laporan tembakan di dekat Jalan 17 dan Pennsylvania Avenue NW. Personel kami di lapangan sedang melakukan verifikasi informasi,” ujar Guglielmi dalam keterangannya kepada media.

Tidak lama setelah kejadian, Direktur FBI Kash Patel juga mengungkapkan bahwa agen federal telah berada di lokasi guna membantu proses pengamanan dan penyelidikan bersama Secret Service.

Kehadiran FBI menunjukkan bahwa insiden tersebut dianggap serius mengingat lokasinya sangat dekat dengan pusat kekuasaan Amerika Serikat.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai pelaku, korban, ataupun penyebab pasti suara tembakan tersebut.

Aparat juga belum memastikan apakah insiden itu berkaitan dengan ancaman langsung terhadap Gedung Putih atau hanya terjadi di area sekitar kompleks.

Sejumlah akses menuju kawasan Gedung Putih sempat diperketat setelah kejadian. Pengamanan ekstra dilakukan untuk memastikan keselamatan staf pemerintahan, wisatawan, serta warga yang berada di pusat kota Washington DC.

Insiden keamanan di sekitar Gedung Putih memang beberapa kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, aparat Secret Service pernah menembak seorang pria bersenjata yang mencoba mendekati area terlarang dekat kompleks kepresidenan. 

Selain itu, beberapa kasus kendaraan menabrak pagar pengaman Gedung Putih juga sempat membuat kawasan tersebut ditutup sementara.

Media internasional seperti CBS News dan Reuters melaporkan bahwa investigasi masih berlangsung hingga Minggu dini hari waktu setempat.

Aparat federal kini mengumpulkan rekaman CCTV, kesaksian saksi mata, serta bukti lain untuk memastikan kronologi lengkap insiden tersebut.

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya tingkat kewaspadaan keamanan di sekitar Gedung Putih, terutama di tengah meningkatnya ancaman terhadap fasilitas vital pemerintahan Amerika Serikat.

Hingga berita ini ditulis, otoritas keamanan federal belum memberikan pembaruan lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan.

Editor : Mahendra Aditya
#tembakan gedung putih #gedung putih amerika serikat #FBI washington DC #secret service AS #penembakan dekat white house