Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

8.000 Karyawan Meta Kena PHK, Segini Pesangon Fantastis yang Diterima

Iwan Arfianto • Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB
Ilustrasi Meta foto. AI Gemini
Ilustrasi Meta foto. AI Gemini

Jakarta - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali terjadi di industri teknologi global.

Kali ini, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, Meta, dikabarkan memangkas ribuan tenaga kerja sebagai bagian dari strategi efisiensi dan percepatan pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Langkah restrukturisasi ini disebut berdampak pada sekitar 8.000 karyawan di berbagai negara.

Para pekerja di sejumlah kawasan Asia dilaporkan menerima pemberitahuan PHK melalui surat elektronik yang dikirim pada dini hari waktu setempat.

Meski terkena PHK, karyawan Meta disebut memperoleh paket pesangon yang cukup besar.

Untuk pekerja di Amerika Serikat, perusahaan memberikan kompensasi berupa gaji pokok selama empat bulan atau 16 minggu, ditambah dua minggu upah untuk setiap tahun masa kerja.

Tak hanya itu, Meta juga tetap menyediakan fasilitas asuransi kesehatan bagi karyawan terdampak beserta keluarganya hingga 18 bulan.

Kebijakan ini dinilai lebih besar dibandingkan skema kompensasi sebelumnya.

Sementara bagi pekerja di luar Amerika Serikat, besaran pesangon disesuaikan dengan aturan ketenagakerjaan dan kebijakan di masing-masing negara, meski tetap mengacu pada skema kompensasi serupa.

PHK massal ini bukan pertama kali dilakukan Meta. Sejak 2022, perusahaan besutan Mark Zuckerberg tersebut telah memangkas puluhan ribu pekerja seiring fokus besar-besaran pada investasi teknologi AI.

Meta sendiri disebut menggelontorkan dana jumbo hingga lebih dari USD 100 miliar untuk memperkuat infrastruktur AI.

Bahkan, perusahaan mulai mendorong penggunaan agen AI untuk membantu pekerjaan teknis seperti pemrograman dan operasional internal.

Sejumlah pengamat menilai strategi efisiensi berbasis otomatisasi memang dapat menekan biaya perusahaan dalam jangka pendek.

Namun, langkah tersebut juga dinilai berpotensi memengaruhi loyalitas dan rasa aman para pekerja di tengah meningkatnya penggunaan AI di dunia kerja.

Editor : Iwan Arfianto
#Phk Meta #mark zuckerberg #meta