Kemlu RI Benarkan 9 WNI Ditangkap Israel Saat Misi Kemanusiaan Sumud Flotilla ke Gaza

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 20 Mei 2026 | 07:53 WIB
 Militer Israel Tahan 9 WNI Termasuk 4 Jurnalis Nasional
Militer Israel Tahan 9 WNI Termasuk 4 Jurnalis Nasional

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengonfirmasi jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan pasukan Israel dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, bertambah menjadi sembilan orang. Penambahan itu terjadi setelah dua relawan asal Indonesia yang berada di Kapal Kasr-1 Sadabat dilaporkan ikut dicegat dan diamankan militer Israel.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (20/5/2026). Pernyataan itu sekaligus menguatkan laporan dari jaringan relawan kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) terkait intersepsi kapal bantuan oleh Israel.

Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, menjelaskan dua WNI tambahan yang ditahan adalah Asad Aras Muhammad dari relawan Spirit of Aqso dan Hendro Prasetyo dari SMART 171. Keduanya berada dalam rombongan kapal Kasr-1 Sadabat yang sedang menjalankan misi kemanusiaan internasional untuk Gaza.

Menurut Harfin, informasi penahanan keduanya diperoleh dari pusat pemantauan Global Sumud Flotilla (GSF) di Turki. Ia menyebut pesan darurat atau SOS dari para relawan telah diterima sebelum komunikasi terputus.

Dengan bertambahnya dua nama tersebut, seluruh WNI yang terlibat dalam pelayaran misi kemanusiaan Sumud Flotilla 2026 disebut telah dicegat oleh tentara Israel. Peristiwa ini kembali memicu perhatian internasional terkait keamanan relawan sipil yang membawa bantuan kemanusiaan ke wilayah konflik Gaza.

Program pelayaran kemanusiaan tersebut diketahui membawa bantuan dan dukungan solidaritas untuk warga Palestina di Gaza yang masih menghadapi krisis berkepanjangan akibat konflik bersenjata dan blokade wilayah.

Berikut daftar sembilan WNI yang dilaporkan ditahan Israel dalam misi tersebut:

  1. Herman Budianto Sudarsono – Kapal Zapyro
  2. Ronggo Wirasanu – Kapal Zapyro
  3. Andi Angga Prasadewa – Kapal Josef
  4. Asad Aras Muhammad – Kapal Kasr-1
  5. Hendro Prasetyo – Kapal Kasr-1
  6. Bambang Noroyono – Kapal BoraLize
  7. Thoudy Badai Rifan Billah – Kapal Ozgurluk
  8. Andre Prasetyo Nugroho – Kapal Ozgurluk
  9. Rahendro Herubowo – Kapal Ozgurluk

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia melalui Kemlu RI terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keselamatan para WNI tersebut.

Editor : Mahendra Aditya
Misi kemanusiaan Gaza WNI ditangkap Israel Sumud Flotilla 2026 relawan Indonesia Palestina Kemlu RI