Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ngeri! 12 Jenazah Dibuang di Area Hutan Dekat Ibu Kota Guatemala

Iwan Arfianto • Selasa, 23 Desember 2025 | 14:01 WIB
ILUSTRASI: Police line.(Pixabay)
ILUSTRASI: Police line.(Pixabay)

RADAR KUDUS – Aparat keamanan Guatemala menemukan belasan jenazah di kawasan hutan yang terletak di pinggiran Guatemala City.

Penemuan mengerikan tersebut diduga kuat berkaitan dengan aksi kekerasan yang melibatkan kelompok geng kriminal yang beroperasi di wilayah tersebut.

Mengutip laporan AFP, Senin (22/12/2025), otoritas setempat bersama petugas pemadam kebakaran menemukan total 12 jenazah di lokasi yang dikenal sebagai area pembuangan korban kejahatan oleh kelompok kriminal.

Juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Guatemala City, Hans Lemus, mengatakan bahwa penemuan awal dilakukan pada Jumat (19/12) waktu setempat, ketika dua jenazah ditemukan di lokasi tersebut.

Pencarian berlanjut keesokan harinya dan menghasilkan temuan tiga jenazah tambahan serta satu kerangka manusia.

Operasi pencarian dilanjutkan pada Minggu (21/12) dengan melibatkan anjing pelacak.

Dari upaya tersebut, petugas menemukan enam jenazah lain beserta sejumlah bagian tubuh manusia yang dibungkus kain dan kantong plastik.

Hingga kini, pihak berwenang belum mengungkap identitas para korban ke publik.

Kementerian Dalam Negeri Guatemala menyebutkan bahwa temuan tersebut mengarah pada kasus pembunuhan yang diduga melibatkan konflik antar geng kriminal yang berebut wilayah kekuasaan.

Guatemala memang dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kekerasan kriminal yang tinggi, terutama akibat aktivitas geng Barrio 18 dan Mara Salvatrucha (MS-13).

Kedua kelompok tersebut telah masuk dalam daftar organisasi teroris oleh pemerintah Guatemala dan Amerika Serikat.

Kasus penemuan jenazah massal bukan kali pertama terjadi di negara itu.

Pada Oktober lalu, petugas penyelamat juga menemukan sedikitnya sembilan mayat di bawah sebuah jembatan di Palencia, wilayah yang tidak jauh dari Guatemala City.

Pemerintah Guatemala mencatat, hampir setengah dari kasus kekerasan di negara tersebut berkaitan dengan peredaran narkoba serta praktik pemerasan oleh geng kriminal.

Pada tahun lalu, tingkat pembunuhan di Guatemala mencapai 16,1 kasus per 100.000 penduduk, angka yang jauh melampaui rata-rata global.

Editor : Ali Mustofa
#penemuan mayat #GUATEMALA CITY #geng kriminal